Politik

Heri Gunawan: Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Harus Jadi Pijakan Transformasi Polri

IMG 20261001 WA0015
Foto Istimewa: Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Gunawan.

PenaKu.ID – Transformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dinilai perlu berlandaskan pada filosofi pelayanan publik yang berorientasi pada rakyat. Anggota DPR RI asal Sukabumi, Heri Gunawan, menegaskan bahwa doktrin Polisi Bersama Masyarakat harus menjadi pijakan utama dalam mewujudkan kepolisian yang modern dan adaptif.

Pria yang akrab disapa Hergun tersebut menyatakan bahwa peran kepolisian saat ini tidak terbatas pada penegakan hukum semata, tetapi juga mencakup fungsi perlindungan, pengayoman, serta kemitraan yang erat dengan masyarakat.

“Doktrin ini bukan sekadar slogan, melainkan arah transformasi kepemimpinan Polri yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Hergun.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penguatan peran Polri beririsan langsung dengan agenda strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam program Asta Cita. 

Berbagai pilar utama, seperti reformasi hukum, pembenahan birokrasi, pemberantasan korupsi dan narkoba, hingga stabilitas keamanan nasional, dinilai membutuhkan kehadiran Polri yang responsif.

Menurut Hergun, stabilitas dan kepastian hukum merupakan syarat mutlak dalam mengawal agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

“Indonesia Emas membutuhkan transformasi di bidang sosial, ekonomi, tata kelola supremasi hukum, ketahanan sosial budaya dan ekologi, serta pembangunan kewilayahan yang adil,” paparnya.

Kendati demikian, Hergun mengingatkan pentingnya aspek profesionalitas agar Polri senantiasa bergerak dalam koridor kewenangannya.

“Polri tidak mengambil alih tugas kementerian atau lembaga lain. Peran kepolisian adalah menciptakan kondisi aman, melindungi masyarakat, dan menindak tindak pidana sesuai kewenangan hukum,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Hergun turut menyampaikan apresiasi dan selamat atas pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Ia optimistis kepemimpinan baru ini dapat memberikan dampak positif bagi institusi maupun masyarakat luas.

“Semoga kepemimpinan beliau membawa semangat baru bagi Polri, menguatkan rasa aman, dan mempererat hubungan dengan masyarakat,” tutur Hergun.

Ia menutup keterangannya dengan menekankan bahwa kepolisian yang bertransformasi dengan integritas dan ketegasan akan senantiasa mendapatkan kepercayaan publik. “Polri harus menjadi sahabat rakyat dan penjaga keadilan di seluruh penjuru negeri,” pungkasnya.

***

Exit mobile version