PenaSosial
Trending

Hengky Kurniawan Kunjungi Nenek Itoh yang Viral

Hengky Kurniawan memberikan bingkisan, uang untuk pemasangan listrik serta siap pembangunan rutilahu

PenaKu.ID – Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan meminta seluruh aparatur yang ada di wilayah bisa segera merespons cepat setiap keluhan dari semua masyarakatnya.

Hal itu diungkapkan Hengky Kurniawan menyikapi terkait Ma Itoh (66) seorang lansia pembuat tusuk sate asal Kampung Pasirtengah RW 9 RT 04, Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat yang tinggal sebatang kara.

“Saya harap pemerintah desa maupun kecamatan bisa segera respon, merespon itu banyak caranya. Saya selalu sampaikan bagaimana kita inovatif, kreatif dan mau berkolaborasi,” kata Hengky Kurniawan saat ditemui di Cililin, Senin (26/6/2023).

Ia pun menjelaskan, jika mengalami keterbatasan diharapkan dapat berkolaborasi dengan para pengusaha lokal yang ada di wilayahnya masing-masing. Terpenting, bisa membantu kebutuhan masyarakat saat itu juga.

“Melihat kondisi seperti ini (ma Itoh) tentu kita pemerintah daerah juga akan segera bergerak dengan cepat,” jelasnya.

Hengky juga meminta para aparatur di wilayah selalu aktif dalam melaporkan segala keluhan masyarakatnya melalui aplikasi yang sudah disediakan Pemkab Bandung Barat.

“Kita memiliki command center dan aplikasi lapor kang Hengky yang selalu saya pantau, jadi kita bisa melihat atau mengetahui lebih dulu apa yang dibutuhkan,” ucapnya.

Hengky Kurniawan Beri Bantuan

Saat berkunjung ke rumah ma Itoh, Hengky Kurniawan memberikan bingkisan, uang untuk pemasangan listrik serta siap pembangunan rutilahu. Dinas Sosial juga sebelumnya, memberikan bantuan sembako pada Mak Itoh.

Hengky juga telah mengintruksikan pihak Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (Disdukcapil) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk membantu terkait administrasi kependudukan serta memeriksa kesehatan ma Itoh.

“Kaitan administrasi kependudukan kita sudah minta Disdukcapil, kemudian kita juga sudah minta Dinask Kesehatan (Dinkes) untuk memeriksa kesehatan ma Itoh,” pungkasnya. ***

Diberitakan sebelumnya, kisah pilu seorang lansia pembuat tusuk sate asal Kampung Pasirtengah RW 09 RT 04, Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat terenyuh.

Ia adalah Ma Itoh (66), dirinya tinggal sebatang kara dibawah atap rumah panggung yang tidak layak huni. Kediamanya tersebut, tidak dilengkapi dengan kloset.

Jika dirinya ingin membuang air besar, Itoh harus rela merangkak ke kediaman tetangga terdekatnya.

Wanita ini tidak memiliki keturunan dari almarhum suami tercinta yang telah lama meninggal. Mirisnya lagi, wanita ini sering merasakan sakit dibagian perut yang belum diketahui apa penyakitnya.

Dirinya mengaku, sulit pergi berobat lantaran belum memiliki cukup uang untuk biayanya perawatan dan membeli obat.

Related Articles

Back to top button