PenaKu.ID – Member Hearts2Hearts, Jiwoo, Juun, dan Ye-on menyampaikan permintaan maaf setelah penampilan mereka dalam program hiburan Jepang menuai kritik terkait penggunaan wig bergaya Afro.
Permintaan maaf tersebut disampaikan pada August 14 KST melalui Weverse. Jiwoo mengakui dirinya tidak cukup mempertimbangkan bagaimana tindakan tersebut dapat dipersepsikan dan berpotensi melukai pihak lain.
Ia mengatakan telah mendengarkan berbagai kritik dan memahami alasan tindakannya dinilai tidak tepat. Juun dan Ye-on juga menyampaikan refleksi serupa.
Kontroversi Hearts2Hearts Muncul dari Program Jepang
Persoalan bermula dari penampilan Hearts2Hearts dalam program khusus ABEMA berjudul Celebration! Hearts2Hearts’ Owarai Dojo yang disiarkan pada August 12.
Acara tersebut dibuat untuk merayakan debut grup di Jepang. Para anggota mengikuti sejumlah permainan khas acara komedi Jepang, termasuk segmen “monoboke” yang mengharuskan peserta menggunakan properti tertentu untuk membuat lelucon spontan.
Dalam salah satu bagian, beberapa anggota mengenakan wig bergaya Afro dan menampilkan aksi yang terinspirasi Michael Jackson.
Para Member Hearts2Hearts Janji Lebih Berhati-hati
Potongan video penampilan itu kemudian beredar di internet dan mendapatkan kritik dari sejumlah penonton internasional.
Melalui pernyataan masing-masing, Jiwoo, Juun, dan Ye-on mengakui dampak tindakan mereka meski tidak bermaksud menghina siapa pun.
Mereka berjanji menjadikan kontroversi tersebut sebagai pembelajaran dan lebih berhati-hati terhadap dampak tindakan di masa mendatang.**
