Otomotif

Hasil FP1 Moto3 Brasil, Veda Ega Tembus 10 Besar

Hasil FP1 Moto3 Brasil, Veda Ega Tembus 10 Besar
Hasil FP1 Moto3 Brasil, Veda Ega Tembus 10 Besar. /Ilustrasi (pexels)

PenaKu.ID – Sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Grand Prix Brasil 2026 berlangsung dalam kondisi sulit di Sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna, Jumat (20/3/2026). Hujan deras yang turun sejak pagi sempat memaksa penundaan FP1 Moto3 Brasil sebelum akhirnya sesi dimulai di lintasan basah.

Informasi dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, situasi trek FP1 Moto3 Brasil yang licin membuat para pembalap harus ekstra hati-hati. Di tengah kondisi tersebut, pembalap muda asal Spanyol, Brian Uriarte, mampu tampil paling stabil. Pembalap Red Bull KTM Ajo itu membukukan waktu tercepat 1 menit 32,812 detik dan mengakhiri sesi di posisi teratas FP1 Moto3 Brasil.

Persaingan berlangsung dinamis sejak awal. Sejumlah pembalap silih berganti memimpin catatan waktu seiring perubahan kondisi lintasan yang belum konsisten. Namun, Uriarte berhasil memanfaatkan peningkatan grip pada akhir sesi untuk mengunci posisi pertama, meski hujan belum sepenuhnya berhenti.

Pembalap Indonesia Masuk 10 Besar FP1 Moto3 Brasil

Performa menjanjikan juga ditunjukkan pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. Pembalap Honda Team Asia itu menutup sesi di peringkat kedelapan. Ia bahkan sempat mencatatkan waktu tercepat pada fase awal sebelum akhirnya tergeser seiring meningkatnya intensitas persaingan.

Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Veda, yang tengah beradaptasi dengan karakter sirkuit baru sekaligus kondisi trek yang menantang. Meski terpaut lebih dari satu detik dari posisi terdepan, ia tetap mampu bersaing di tengah cuaca yang tidak bersahabat.

Sementara itu, beberapa pembalap unggulan belum tampil maksimal. Lintasan basah membuat banyak rider memilih pendekatan aman guna menghindari risiko terjatuh.

FP1 memang belum menentukan hasil akhir. Namun, sesi ini menjadi dasar penting jelang Practice yang akan menentukan pembalap yang langsung melaju ke kualifikasi kedua (Q2).

Apabila cuaca membaik pada sesi berikutnya, persaingan diperkirakan akan semakin ketat. Para pembalap berpeluang mencatatkan waktu yang lebih cepat, sekaligus membuka peluang perubahan peta persaingan yang masih sangat dinamis sejak FP1.** (tds)

Exit mobile version