Pemerintahan

Harga Pertamax Hari Ini Turun Jadi Segini

×

Harga Pertamax Hari Ini Turun Jadi Segini

Sebarkan artikel ini
Harga Pertamax Hari Ini Turun Jadi Segini
Harga Pertamax Hari Ini Turun Jadi Segini. /Ilustrasi (pixabay)

PenaKu.ID – PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada Minggu, 1 Februari 2026. Penyesuaian tersebut mencakup sejumlah produk BBM, termasuk Pertamax (RON 92), yang mengalami penurunan harga di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan data resmi perusahaan yang dikutip dari sejumlah sumber, harga Pertamax di wilayah Jabodetabek kini berada di kisaran Rp 11.800 per liter. Angka tersebut turun dari harga sebelumnya yang mencapai sekitar Rp 12.350 per liter pada Januari 2026.

Tak hanya harga Pertamax, sejumlah BBM nonsubsidi lainnya juga mengalami penurunan harga. Harga Pertamax Green (RON 95) kini dijual sekitar Rp 12.450 per liter, turun dari sebelumnya Rp 13.150. Sementara harga Pertamax Turbo (RON 98) mengalami penyesuaian menjadi sekitar Rp 12.700 per liter dari Rp 13.400 per liter.

Penurunan harga juga terjadi pada jenis BBM diesel. Dexlite kini dipasarkan sekitar Rp 13.250 per liter, sedangkan Pertamina Dex turun menjadi sekitar Rp 13.500 per liter.

Pertamina menjelaskan, penyesuaian harga BBM nonsubsidi tersebut merupakan implementasi dari formula harga jual eceran yang ditetapkan pemerintah. Formula ini mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia serta nilai tukar mata uang.

Di sisi lain, harga BBM bersubsidi dipastikan tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dipatok sebesar Rp 10.000 per liter, sementara Solar subsidi dijual dengan harga Rp 6.800 per liter.

Perbedaan Harga Pertamax dan BBM Nonsubsisi Antarwilayah

Pertamina juga mengingatkan bahwa harga BBM nonsubsidi dapat berbeda di setiap daerah. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh pajak daerah serta biaya distribusi, khususnya di wilayah di luar Jabodetabek, seperti Aceh, Sumatra, Kalimantan, hingga kawasan timur Indonesia.

Penurunan harga BBM nonsubsidi ini disambut positif oleh sejumlah kalangan karena dinilai dapat memberikan sedikit kelonggaran terhadap biaya transportasi masyarakat. Meski begitu, Pertamina menegaskan bahwa harga BBM nonsubsidi bersifat fluktuatif dan berpotensi mengalami penyesuaian setiap bulan mengikuti dinamika pasar global.

Dengan adanya penurunan harga ini, masyarakat diharapkan dapat lebih cermat dalam merencanakan pengeluaran, terutama untuk kebutuhan mobilitas yang bergantung pada BBM nonsubsidi.** (tds)