Ekonomi

Harga Bitcoin Melemah, Sentuh Level US$67 Ribu

×

Harga Bitcoin Melemah, Sentuh Level US$67 Ribu

Sebarkan artikel ini
Harga Bitcoin Melemah, Sentuh Level US$67 Ribu
Harga Bitcoin Melemah, Sentuh Level US$67 Ribu. /Ilustrasi (pexels)

PenaKu.ID – Harga Bitcoin (BTC) melemah pada perdagangan Jumat (27/3/2026) setelah sempat menyentuh level psikologis US$70.000. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu kini diperdagangkan di kisaran US$67.800 hingga US$68.000 per koin.

Melansir sejumlah sumber mencatat, pelemahan harga Bitcoin ini terjadi seiring meningkatnya tekanan jual dari pelaku pasar yang merealisasikan keuntungan usai reli dalam beberapa hari terakhir. Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin tercatat terkoreksi sekitar 1 hingga 3 persen.

Secara intraday, harga Bitcoin sempat menembus US$70.000, namun tidak mampu mempertahankan penguatan dan kembali bergerak turun. Pergerakan harga Bitcoin tersebut mencerminkan kondisi pasar yang masih fluktuatif sekaligus memasuki fase konsolidasi.

Dalam sepekan terakhir, pergerakan Bitcoin cenderung terbatas dengan arah yang belum konsisten. Volatilitas masih tinggi, namun belum diikuti sinyal penguatan yang berkelanjutan.

Sejumlah sentimen global turut memengaruhi dinamika harga. Faktor utama datang dari kondisi makroekonomi, khususnya kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed). Ketidakpastian terkait arah inflasi membuat investor memilih bersikap lebih hati-hati.

Selain itu, arus dana dari investor institusi juga menjadi faktor penting. Pergerakan dana melalui instrumen seperti exchange-traded fund (ETF) Bitcoin turut memicu fluktuasi harga dalam jangka pendek.

Pemicu Lain Harga Bitcoin Turun

Koreksi harga saat ini juga dipicu aksi ambil untung setelah Bitcoin mencatatkan kenaikan signifikan hingga menembus US$70.000.

Meski demikian, dalam jangka panjang, prospek Bitcoin masih didukung oleh perkembangan regulasi kripto serta meningkatnya adopsi aset digital di berbagai negara.

Dalam satu bulan terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang US$66.000 hingga US$74.000, menandakan pasar tengah berada dalam fase konsolidasi pasca kenaikan sebelumnya.

Analis menilai level US$67.000 menjadi area support krusial. Jika mampu bertahan, Bitcoin berpeluang kembali menguat. Namun, jika tekanan jual berlanjut, harga berpotensi turun ke kisaran US$65.000.

Di tengah kondisi tersebut, fundamental Bitcoin dinilai tetap solid, ditopang oleh suplai yang terbatas serta meningkatnya minat investor global.

Pelaku pasar diimbau untuk terus mencermati perkembangan terbaru dan menerapkan manajemen risiko secara disiplin, mengingat volatilitas pasar kripto yang masih tinggi.** (tds)