Sosial

Hadiri Tabligh Akbar di Jonggol, DPD KNPI Kabupaten Bogor Tekankan Pentingnya Karakter Pemuda

Hadiri Tabligh Akbar di Jonggol, DPD KNPI Kabupaten Bogor Tekankan Pentingnya Karakter Pemuda
DPD KNPI Kabupaten Bogor, Farizan. (Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bogor menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan syiar Islam dan penguatan moral generasi muda. 

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran jajaran pengurus KNPI dalam acara Tabligh Akbar di Plaza Bumi Sultan, Jonggol, Kabupaten Bogor, baru-baru ini.

DPD KNPI Kabupaten Bogor Hadirin Tabligh Akbar di Jonggol

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Farizan, hadir didampingi pengurus lainnya, yakni Djuhari Sasmita dan Andri. Acara religi tersebut menjadi magnet bagi ribuan jemaah karena menghadirkan ustadz kondang Prof. Dr. H. Abdul Somad (UAS), serta dihadiri oleh Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Drs. H. Mulyadi, MMA.

Farizan menyampaikan, bahwa kehadiran KNPI adalah bentuk nyata peran pemuda dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.

“Majelis ilmu seperti Tabligh Akbar ini bukan hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi pemuda agar tetap berpegang pada nilai moral, persatuan, dan kontribusi positif bagi bangsa,” ujar Farizan.

Sinergi Antarorganisasi Kepemudaan

Selain mengikuti rangkaian tausiyah, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi kepemudaan (OKP). Farizan bersama jajaran pengurus KNPI melakukan dialog santai dengan Calon Ketua TIDAR Kabupaten Bogor, Bang Teguh.

Dialog tersebut membahas berbagai gagasan strategis dan sinergi program kepemudaan untuk masa depan Kabupaten Bogor yang lebih progresif. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih kuat di tingkat akar rumput.

“Kegiatan keagamaan memiliki peran vital dalam membangun karakter. Kami berharap kegiatan serupa terus digelar sebagai sarana menumbuhkan kesadaran spiritual dan mendorong peran aktif pemuda dalam kehidupan sosial dan kebangsaan,” tutup Farizan.***

Exit mobile version