PenaKu.ID – Drummer Xdinary Heroes, Gunil, resmi meninggalkan grup setelah kontroversi terkait unggahan daring yang menuduh dirinya kerap menghina penggemar. Keputusan tersebut diumumkan agensi JYP Entertainment pada Kamis.
Dalam pernyataannya, JYP Entertainment menyebut pihaknya menyadari seriusnya persoalan yang melibatkan Gunil. Agensi juga mengaku telah melakukan pembahasan secara mendalam bersama sang artis sebelum mengambil keputusan mengenai kelanjutan aktivitasnya.
“Sebagai hasilnya, kami menentukan bahwa akan sulit baginya untuk melanjutkan aktivitas bersama tim dan sepakat untuk mengakhiri kontrak eksklusifnya,” demikian pernyataan JYP Entertainment, 13 Agustus 2026.
Agensi menegaskan Gunil meninggalkan Xdinary Heroes terhitung hari itu dan mengakhiri seluruh aktivitasnya bersama band tersebut.
Xdinary Heroes Tetap Lanjut Tanpa Gunil
Setelah kepergian Gunil, Xdinary Heroes akan meneruskan kegiatan sebagai grup beranggotakan lima orang. Mereka adalah Jooyeon, Jungsu, Gaon, Jun Han, dan O.de.
JYP Entertainment menyatakan akan memberikan dukungan penuh kepada para anggota yang tersisa agar dapat tetap fokus menjalankan aktivitas musik mereka.
Meski demikian, agensi tidak menjelaskan secara terperinci perkara yang menjadi pemicu keputusan tersebut. Kontroversi muncul setelah sebuah unggahan di internet mengklaim bahwa Gunil sering menghina penggemar.
Tuduhan Muncul dari Unggahan yang Mengaku Mantan Kekasih Gunil
Pengunggah yang mengaku sebagai mantan kekasih Gunil menyebut sang drummer kerap melontarkan hinaan terhadap penggemar ketika dirinya berada di dekatnya. Ia juga mengatakan perilaku tersebut berbeda dari citra Gunil saat tampil dalam siaran.
Pengunggah mengaku sempat merasa tidak nyaman dan memilih menyimpan persoalan tersebut. Namun, setelah melihat Gunil tampil dalam sebuah siaran, ia akhirnya memutuskan mengunggah pengalamannya ke internet.
Xdinary Heroes debut pada Desember 2021 dan dikenal melalui sejumlah karya seperti “Happy Death Day” (2021), “Hello, World!” (2022), “Deadlock” (2023), “FiRE (My Sweet Misery)” (2025), serta “X room.”**









