Ragam

Film Timur: Iko Uwais Tak Lagi Sekadar Bintang Laga

Film Timur: Iko Uwais Tak Lagi Sekadar Bintang Laga
Film Timur: Iko Uwais Tak Lagi Sekadar Bintang Laga. /Instagram

PenaKu.ID – Aktor laga internasional asal Indonesia, Iko Uwais, memasuki fase baru dalam perjalanan kariernya di industri perfilman. Tak lagi hanya berdiri di depan kamera, Iko kini mulai memantapkan langkah sebagai kreator dengan merangkap peran sebagai sutradara dan produser, di tengah kesibukannya membintangi sejumlah proyek film internasional berskala besar.

Melansir sejumlah sumber, langkah baru tersebut ditandai lewat film Timur, yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada akhir 2025. Film ini menjadi debut Iko sebagai sutradara film panjang melalui rumah produksi miliknya, Uwais Pictures. Dalam proyek tersebut, Iko juga mengambil peran sebagai pemeran utama.

Film Timur terinspirasi dari peristiwa nyata Operasi Mapenduma pada 1996, sebuah misi pembebasan sandera di Papua. Meski berlatar peristiwa sejarah, film Timur tidak diarahkan sebagai karya bernuansa politik. Fokus cerita lebih menitikberatkan pada sisi kemanusiaan, keberanian, serta pengorbanan para tokohnya. Pendekatan ini dipilih untuk menghadirkan film aksi yang tidak hanya menonjolkan adegan fisik, tetapi juga kedalaman emosi.

Tak Hanya Film Timur, Iko Mulai Proyek Hollywood

Di ranah internasional, kiprah Iko Uwais masih berlanjut melalui sejumlah proyek Hollywood. Pada 2025, ia terlibat dalam film Ash, sebuah film fiksi ilmiah dengan sentuhan horor yang disutradarai musisi sekaligus sineas Flying Lotus. Dalam film tersebut, Iko beradu peran dengan Eiza González dan Aaron Paul, sekaligus menunjukkan fleksibilitasnya dalam genre di luar film laga konvensional.

Iko juga kembali terlibat dalam Skyline: Warpath, instalmen terbaru dari waralaba film fiksi ilmiah Skyline. Proyek ini mempertemukannya kembali dengan aktor laga internasional dalam produksi berskala global yang mengedepankan aksi intens dan visual futuristik.

Tak hanya itu, Iko Uwais tengah mempersiapkan proyek Hollywood lainnya berjudul MRI, yang dijadwalkan mulai diproduksi pada awal 2026. Film ini direncanakan menjalani proses syuting di Jakarta. Ceritanya berpusat pada perjuangan seorang pria yang harus bertahan hidup dan melawan kelompok kriminal di dalam sebuah rumah sakit, meski berada dalam kondisi fisik yang terbatas.

Keterlibatan Iko dalam berbagai proyek lintas negara tersebut menegaskan konsistensinya sebagai salah satu aktor Indonesia dengan pengaruh global paling kuat saat ini. Lebih dari sekadar bintang laga, Iko Uwais kini menempatkan dirinya sebagai penggerak kreatif yang membawa cerita, perspektif, dan talenta Indonesia ke panggung perfilman dunia.** [teds]

Exit mobile version