PenaKu.ID – Mantan petinggi ADOR, Min Hee Jin, kembali menjadi sorotan publik melalui kuliah spesial yang disampaikannya di Universitas Nasional Chonnam, Gwangju, pada 12 Mei 2026.
Di hadapan ratusan mahasiswa dan warga lokal yang memadati Yongji Hall, sosok di balik kesuksesan NewJeans ini berbagi pandangan mendalam mengenai nilai artistik, integritas kreatif, dan pentingnya menjaga warisan sejarah. Kehadirannya menarik antusiasme luar biasa hingga audiens meluap ke lorong-lorong gedung konvensional tersebut.
Pesan Perubahan Min Hee Jin
Dalam ceramahnya, Min Hee Jin menekankan bahwa perubahan hanya akan terwujud melalui sebuah perlawanan. Ia mengaitkan hal ini dengan semangat Pergerakan Demokratis 18 Mei di Gwangju yang menurutnya tidak boleh dipandang secara politis semata, melainkan sebagai fakta sejarah yang harus dihormati oleh publik.
Baginya, setiap bentuk perlawanan memiliki pesan yang kuat bagi dunia, meskipun hasil akhirnya tidak selalu berujung pada keberhasilan instan dalam struktur yang kaku.
Min Hee Jin Mempertahankan Kreativitas dari Dominasi Kekuatan Modal
Refleksi atas pengalamannya mendirikan label independen setelah perselisihan manajemen dengan HYBE juga menjadi poin utama. Min menegaskan bahwa fokus pada esensi musik dan fundamental yang kuat adalah kunci untuk mengubah arus industri yang besar.
Ia percaya bahwa di tengah dominasi kekuatan modal, harus ada garis pertahanan minimal untuk melindungi hak dan nilai seni para artis. Kuliah ini memberikan perspektif baru bagi generasi muda mengenai cara mempertahankan idealisme di tengah industri kreatif yang semakin komersial.**
