Politik

Dukung IKM Naik Kelas, Legislator Demokrat Iman Adinugraha Soroti Skema Kredit Investasi Kecil 2026

IMG 20260126 WA0058
Foto Istimewa: Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha.

PenaKu.ID – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, memberikan catatan strategis dalam rapat kerja bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI di Gedung Senayan, Jakarta. Fokus pembahasan tertuju pada skema Kredit Investasi Kecil tahun 2026 sebagai upaya penguatan industri dalam negeri.

Dalam paparannya, Iman mengapresiasi langkah Kemenperin yang menargetkan plafon sebesar Rp549,51 miliar dengan subsidi bunga hingga 15 milliar untuk mendukung revitalisasi mesin dan modal kerja Industri Kecil Menengah (IKM). Program ini menyasar sektor-sektor krusial seperti makanan dan minuman, tekstil, pakaian jadi, kulit, alas kaki, hingga mainan anak.

“Data ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam mendorong produktivitas dan keberlanjutan industri kecil, dengan plafon debitur yang bervariasi mulai dari Rp500 juta hingga Rp100 miliar,” ujar Iman dalam keterangannya kepada penaku.id, Senin (26/1/2026).

Soroti Rendahnya Realisasi 

Meski mengapresiasi, Iman memberikan catatan kritis terkait efektivitas penyaluran kredit. Ia menyoroti realisasi tahun 2025 yang baru mencapai angka 2,5 persen sebuah capaian yang dinilai masih sangat kecil.

Iman mendesak Kemenperin untuk mengevaluasi mekanisme penilaian agar bantuan tepat sasaran, terutama bagi pelaku usaha dengan kapasitas terbatas namun membutuhkan revitalisasi alat produksi.

“Saya menyarankan kepada Pak Menteri dan jajaran agar melakukan langkah tegas kepada bank penyalur kredit. Biasanya, realisasi untuk sektor kecil sering kali kalah dengan yang besar. Ini harus dikawal agar janji subsidi bunga 5% per tahun itu benar-benar efektif di lapangan,” tegasnya.

Dorong IKM Naik Kelas 

Lebih lanjut, legislator asal Jawa Barat ini berharap program tersebut tidak hanya menjadi instrumen pembiayaan administratif, tetapi benar-benar menjadi penggerak ekonomi lokal dan pembuka lapangan kerja.

Iman juga menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga, sebagaimana yang dicanangkan oleh Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, agar para pelaku usaha kecil mendapatkan pendampingan lengkap hingga mampu “naik kelas”.

“Harapan kami, program ini menjadi penggerak ekonomi lokal dan mendorong IKM kita naik kelas. Harus ada langkah lengkap dan terintegrasi agar visi ini tercapai,” pungkasnya.

***

Exit mobile version