PenaKu.ID – China mulai merasakan dampak dari ketidakstabilan di Timur Tengah, meskipun belum secara frontal.
Sebagai konsumen energi terbesar, gangguan pada jalur pelayaran dan pasokan minyak dari Teluk bisa menjadi batu sandungan bagi target pertumbuhan ekonomi Beijing.
Ancaman Terhadap Jalur Pasokan Energi Ekonomi China
Blokade di Selat Hormuz adalah mimpi buruk bagi industri China.
Meskipun memiliki cadangan minyak untuk beberapa bulan, ketergantungan jangka panjang pada energi impor membuat posisi ekonomi China rentan terhadap gejolak harga minyak dunia yang terus meroket.
Dampak pada Investasi Global Ekonomi China
Bukan hanya energi, investasi China di Afrika dan wilayah lain juga terancam jika modal dari negara-negara Teluk tersedat.
Beijing kini harus berhitung cermat antara menjaga ambisi ekonominya atau ikut campur secara diplomatik untuk menstabilkan kawasan tersebut.**











