Seleb

Davina Karamoy Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel

Davina Karamoy Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel
Davina Karamoy Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel. /Instagram davinaakaramoy

PenaKu.ID – Nama aktris muda Davina Karamoy menjadi sorotan publik setelah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya dalam penyelidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana yang menyeret Hanania Travel atau Hanania Group, Kamis (18/6/26).

Informasi dihimpun, dalam pemeriksaan tersebut Davina Karamoy hadir untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Kepolisian menegaskan bahwa pemeran film dan sinetron itu tidak berstatus tersangka, melainkan dimintai informasi guna membantu proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

Pemeriksaan terhadap Davina Karamoy merupakan bagian dari upaya penyidik mengungkap secara menyeluruh perkara yang diduga merugikan ribuan calon jemaah umrah. Polisi juga memanggil sejumlah figur publik yang pernah bekerja sama dengan Hanania Travel dalam berbagai kegiatan promosi.

Menurut pihak kepolisian, keterangan dari para publik figur dinilai penting untuk melengkapi informasi terkait aktivitas perusahaan serta bentuk kerja sama yang pernah dilakukan dengan Hanania Group.

Nama Davina Karamoy turut menjadi perhatian karena sebelumnya diketahui pernah terlibat dalam kegiatan promosi yang berkaitan dengan perusahaan tersebut. Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari penyidik yang mengarah pada keterlibatan Davina dalam dugaan tindak pidana yang tengah diselidiki.

Selain Davina Karamoy Sejumlah Influencer Turut Diperiksa

Selain Davina, beberapa artis dan influencer lain juga disebut telah menjalani pemeriksaan atau dijadwalkan untuk dimintai keterangan. Informasi dari para saksi diharapkan dapat membantu penyidik menyusun rangkaian peristiwa secara lebih utuh.

Sementara itu, kasus Hanania Travel terus menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan laporan yang diterima penyidik, jumlah korban diduga mencapai lebih dari seribu orang dengan nilai kerugian yang diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

Mayoritas korban merupakan calon jemaah umrah yang telah menyetorkan biaya perjalanan. Namun, keberangkatan yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi sehingga memicu laporan kepada aparat penegak hukum.

Saat ini, penyidik masih mendalami berbagai aspek dalam perkara tersebut, termasuk menelusuri aliran dana serta pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan operasional perusahaan.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan mengenai keterlibatan pihak tertentu sebelum terdapat keputusan hukum yang berkekuatan tetap. Proses pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk dari kalangan artis dan influencer, masih terus berlangsung guna mendukung pengungkapan kasus secara menyeluruh.** (tds)

Exit mobile version