Basarnas Ternate Ingatkan Tinggi Gelombang di Perairan Maluku Utara

by
kepala basarnas Ternate, M Arafah

PenaKu.ID – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate di Provinsi Maluku Utara mengingatkan nelayan yang ada di pesisir perairan Maluku Utara (Malut), untuk tetap mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan Maluku Utara.

“Kami hanya mengingatkan kepada nelayan agar tetap waspada peringatan dini potensi gelombang tinggi berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate,” kata Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah, Sabtu (24/10/2020).

Menurutnya, berdasarkan rilis BMKG sirkulasi angin di wilayah Maluku Utara, berpotensi memicu tinggi gelombang hingga beberapa hari kedepan, pada sejumlah wilayah perairan diantaranya, Loloda, Ibu, Kedi, Morotai Utara, Kepulauan Sula, Taliabu, Jailolo, Labuha, Maba, Subaim, Tobelo, dan Weda, dengan ketinggian gelombang 2,5 sampai dua kali lipat jika pergerakan angin sering terjadi.

“Oleh karena itu selaku kepala Badan SAR Ternate menghimbau kepada nelayan yang ada di Maluku Utara, agar mencermati cuaca di Maluku Utara, jangan memaksakan berlayar jika cuaca buruk dan gelombang tinggi,” imbau Arafah.

Selain itu,  para nelayan dan pengusaha jasa transportasi laut juga diingatkan agar tidak telalu banyak membawa muatan barang dan penumpang melebihi kapasitas, “Kapal perahu juga harus dilengkapi dengan alat keselamatan berupa life jacket, ring boy, alat navigasi, dan peralatan komunikasi,” saran Arafah.

Dia mengingatkan, jika tidak memiliki perlatan keselamatan, jangan dipaksakan untuk berlayar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Olehnya itu, kami selaku kantor SAR Ternate menghimbau kepada masyarakat nelayan untuk tetap lengkapi peralatan jika sedang berlayar,” pungkasnya. 

(Gibran)