PenaKu.ID – Laga pamungkas fase grup UEFA Champions League 2025/26 menghadirkan drama luar biasa di Estadio da Luz. Penjaga gawang SL Benfica, Anatoliy Trubin, mencuri perhatian setelah mencetak gol penentu pada menit ke-98 yang memastikan kemenangan dramatis 4–2 atas Real Madrid.
Gol langka tersebut bukan hanya mengunci tiga poin bagi Benfica, tetapi juga mengantar klub Portugal itu ke babak playoff Liga Champions. Sebaliknya, Real Madrid harus menelan pil pahit karena gagal mengamankan tiket lolos otomatis ke babak 16 besar.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Real Madrid yang ditangani Álvaro Arbeloa tampil agresif dan membuka keunggulan lebih dulu lewat Kylian Mbappé pada menit ke-30. Penyerang Prancis itu memanfaatkan alur serangan cepat yang dibangun Los Blancos.
Namun, Benfica yang diasuh José Mourinho merespons dengan efektif. Andreas Schjelderup menjadi motor kebangkitan tuan rumah dengan mencetak gol penyeimbang, sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada babak kedua untuk membawa Benfica berbalik unggul.
Keunggulan Benfica bertambah melalui Vangelis Pavlidis yang sukses menuntaskan eksekusi penalti menjelang jeda, menyusul pelanggaran di kotak terlarang. Madrid sempat menjaga asa setelah Mbappé mencetak gol keduanya, tetapi tekanan Benfica tak terbendung hingga akhir laga.
Anatoliy Trubin Mengeksekusi
Drama mencapai puncaknya di masa tambahan waktu. Saat Benfica mendapatkan tendangan bebas di area pertahanan Madrid, Mourinho mengambil keputusan berani dengan menginstruksikan Anatoliy Trubin naik membantu serangan. Keputusan itu terbayar lunas. Trubin menyambut umpan dengan sundulan akurat yang menjebol gawang Madrid pada menit ke-98, membuat stadion bergemuruh.
Gol tersebut menutup laga dengan skor 4–2 sekaligus mengukuhkan Trubin sebagai pahlawan tak terduga.
Rincian Skor
Benfica 4–2 Real Madrid
Andreas Schjelderup (Benfica) – 2 gol
Vangelis Pavlidis (Benfica) – 1 gol (penalti)
Anatoliy Trubin (Benfica) – 1 gol (waktu tambahan)
Kylian Mbappé (Real Madrid) – 2 gol
Jalannya Pertandingan
Real Madrid sempat mendominasi penguasaan bola di awal laga dengan tekanan tinggi. Namun, intensitas serangan Benfica dan kecepatan transisi mereka membuat pertandingan berjalan seimbang. Situasi semakin sulit bagi Madrid setelah dua kartu merah di masa tambahan waktu merusak struktur permainan dan lini pertahanan mereka.
Dampak di Klasemen
Kemenangan ini membawa Benfica finis sebagai tim terakhir dari 24 klub yang lolos ke babak playoff, unggul selisih gol atas Marseille yang kalah di laga lain. Sementara itu, Real Madrid mengakhiri fase grup dengan 15 poin dari delapan pertandingan, gagal menembus delapan besar dan harus melalui jalur playoff untuk menjaga peluang di kompetisi elite Eropa.** (tds)
