PenaKu.ID – Dunia kembali menoleh pada ketegangan di Timur Tengah seiring mendekatnya tenggat waktu negosiasi nuklir Iran yang ditetapkan Donald Trump.
Situasi kian memanas dengan adanya latihan militer gabungan Iran dan Rusia di kawasan tersebut.
Diplomasi Nuklir Iran dan Amerika Serikat 2026
Trump memberikan waktu yang sangat singkat bagi Iran untuk menyetujui kesepakatan baru.
Namun, Iran tetap teguh pada posisinya untuk tidak membatasi pengembangan teknologi rudal mereka, yang dianggap sebagai kedaulatan pertahanan negara.
Potensi Eskalasi Militer Perkara Nuklir Iran dan Amerika Serikat 2026
Kehadiran kapal induk AS dan kesiapan Israel menunjukkan bahwa opsi militer tetap ada di atas meja.
Meskipun Iran menyatakan tidak ingin memulai perang, mereka menegaskan akan membalas setiap agresi dengan kekuatan penuh terhadap aset musuh di kawasan tersebut.**
