PenaKu.ID – Kisah ikatan antara Borussia Dortmund dan Jadon Sancho tampaknya belum benar-benar usai.
Klub raksasa Jerman tersebut dikabarkan tengah serius mempertimbangkan untuk memulangkan sang winger asal Inggris untuk ketiga kalinya.
Langkah ini mencuat seiring dengan kontrak Sancho di Manchester United yang segera berakhir, membuka peluang bagi Dortmund untuk mendapatkan jasanya kembali.
Dilema Performa Jadon Sancho dan Kedisiplinan di Bawah Niko Kovac
Meski memiliki sejarah manis bersama Dortmund antara 2017 hingga 2021, kondisi Sancho saat ini mengundang banyak tanya. Saat ini, ia tengah menjalani masa peminjaman di Aston Villa, namun performanya jauh dari kata memuaskan.
Hingga Maret 2026, Sancho tercatat hanya memberikan satu assist dari 18 laga di Premier League musim ini. Statistik yang merosot tajam ini memicu keraguan apakah ia masih memiliki magis yang sama seperti dulu.
Selain faktor teknis, manajemen Dortmund juga dibayangi kekhawatiran terkait isu kedisiplinan yang sempat mewarnai masa lalunya di Manchester United.
Gaya kepemimpinan pelatih Niko Kovac yang dikenal disiplin dan kaku mungkin akan menjadi tantangan tersendiri bagi Sancho jika kepindahan ini benar-benar terwujud pada Juli 2026 mendatang.
Rencana Manchester United dan Pengorbanan Gaji Jadon Sancho
Di sisi lain, Manchester United tampaknya sudah bulat untuk melepas pemain berusia 25 tahun ini.
Setan Merah dilaporkan tidak akan mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak satu tahun, demi membersihkan skuad dari elemen yang tidak masuk dalam rencana jangka panjang.
Bahkan, muncul spekulasi bahwa United rela melepasnya secara gratis demi mengurangi beban gaji klub.
Menurut jurnalis Ben Jacobs, Sancho sendiri sangat terbuka untuk kembali ke Jerman. Ia bahkan disebut-sebut bersedia memangkas tuntutan gajinya agar proses transfer berjalan mulus.
Bagi Dortmund, mendapatkan Jadon Sancho tanpa biaya transfer adalah perjudian yang menarik, namun tetap berisiko tinggi terhadap keharmonisan ruang ganti.**
