PenaPeristiwa
Trending

Air Tirta Wening Beberapa Jam Tak Mengalir, Warga Heboh

PenaKu.ID Sejumlah warga di Kota Bandung yang berada di wilayah Cipedes Pasteur dan Jalan Suci mengeluhkan adanya gagguan saluran air Perumda Tirta Wenig Kota Badung beberapa jam sejak pukul tiga sore hingga malam hari sekira pukul 20.00 WIB, yang tidak mengalir ke rumah-rumah mereka pada Kamis (6/5/21).

Salah seorang warga Cipedes RT 03 RW 03 Gang 5, N. Rohayati mengatakan atas tidak mengalirkan saluran air Perumda Tirta Wening dirinya tidak bisa memasak dan mengerjakan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Dikatannya, hingga saat ini pukul 20.00 WIB air Perumda Tirta Wening belum mengalir. Dan ia masih menunggu.

“Dari jam 3 sore di Cipedes Hegar air ga ngalir. Ga bisa masak. Tiap RT ga ngocor [mengalir],” kata Nur kepada Media, Kamis malam.

Senada diungkapkan Emma salah seorang warga Jalan Suci Kota Bandung yang mengeluhkan keaadan tersebut.

Ia mengatakan pihak Tirta Wening harus segera melakukan perbaikan agar warga khususnya ibu-ibu bisa mengerjakan segala aktifitas rumahtangganya kembali.

Baca juga:

”Di-RT-ku aja 25 KK yang pakai ledeng. Kami sekeluarga ga bisa mandi,” ujar Ema.

Ema berharap gannguan ini bisa tertanggulangi. “Ya supaya lancar aja,” ucapnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi pihak Perumda Tirta Wening mengatakan ada kebocoran pipa di R.12 akibat terhimpit akar di daerah Dago. Namun, ia menegaskan perbaikan sudah selesai dilakukan.

“Perbaikan sudah selesai. Mohon ditunggu aja,” ujar Dewi selaku Kabid Humas Perumda Tirta Wening Kota Bandung kepada media, Kamis malam.

Ia meminta kepada warga khususnya pelanggan Tirta Wening melakukan antisipasi bila terjadi situasi seperti kebocoran dan kendala lain yang dialami Tirta Wening.

“Mohon ke depan pelanggan mempunyai tempat penampungan atau penyimpanan air. Sehingga apabila ada perbaikan pipa, pelanggan mempunyai cadangan air,” kata dia.

**Red

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button