Politik

Daniel Mutaqien: Dinamika Musda Partai Golkar Bukan Perpecahan

×

Daniel Mutaqien: Dinamika Musda Partai Golkar Bukan Perpecahan

Sebarkan artikel ini
Daniel Mutaqien: Dinamika Musda Partai Golkar Bukan Perpecahan
Musda V DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat

PenaKu.ID – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menegaskan bahwa dinamika yang muncul menjelang Musyawarah Daerah (Musda) merupakan bagian yang lazim dalam kehidupan demokrasi internal Partai Golkar. Menurutnya, perbedaan pandangan di antara kader tidak seharusnya dimaknai sebagai perpecahan, melainkan sebagai proses pendewasaan organisasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Daniel usai menghadiri Musda V DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berlangsung di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (2/8/2026).

“Kalau di Golkar ada dinamika itu wajar, ini bukan perpecahan, biasa saja,” ujar Daniel kepada wartawan.

Daniel Mutaqien Sebut Dinamika Musda Partai Golkar Hal Wajar

Daniel menilai Musda V DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi, mempererat konsolidasi internal, sekaligus menyusun strategi menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Ia juga menanggapi isu pergantian kepengurusan Pimpinan Kecamatan (PK) yang sempat mencuat menjelang pelaksanaan Musda. Menurutnya, setiap pergantian kepengurusan wajib mengikuti mekanisme organisasi dan memperoleh persetujuan dari satu tingkat kepengurusan di atasnya.

“Kalau pergantian PK itu memang harus persetujuan satu tingkat di atasnya. Tidak bisa asal ganti, kecuali ada alasan yang berhalangan tetap seperti meninggal dunia dan lain sebagainya,” tegas Daniel.

Ia mengingatkan seluruh kader agar mengedepankan komunikasi, konsolidasi, dan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai dinamika internal. Menurutnya, konflik yang berlarut-larut hanya akan menguras energi partai dan mengganggu fokus menghadapi agenda politik ke depan.

Target Partai Golkar Bandung Barat Tingkatkan Perolehan Kursi

Dalam kesempatan tersebut, Daniel menargetkan Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat mampu meningkatkan perolehan suara dan jumlah kursi legislatif dibandingkan hasil Pemilu sebelumnya, sekaligus meraih kemenangan pada Pilkada mendatang.

“Targetnya harus naik dari perolehan tahun sebelumnya. Target saya, untuk Bandung Barat harus ada kenaikan kursi yang signifikan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat saat itu, Dadan Supardan, menyebut Musda V sebagai forum strategis untuk menentukan arah kepemimpinan sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh kader.

“Tentu harapan besar kita bahwa kegiatan Musda ini bisa berjalan secara baik, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah mufakat,” ujarnya.

Dadan Supardan Dorong Musda Partai Golkar Perkuat Soliditas Kader

Dadan berharap Musda mampu melahirkan pemimpin yang visioner, memperkuat organisasi, serta mampu menerjemahkan target Partai Golkar Jawa Barat menjadi kemenangan nyata di Kabupaten Bandung Barat.

“Bisa menghasilkan Ketua DPD Golkar ke depan yang bisa membawa DPD Golkar mewujudkan cita-cita. Terutama tadi yang disampaikan oleh Pak Ketua DPD Golkar Provinsi, yaitu adanya kenaikan kursi baik di parlemen maupun juga dalam kontestasi Pilkada. Tentu perlu ada kesiapan-kesiapan yang optimal ke depan,” katanya.

Ia menegaskan seluruh kader harus menjadikan Musda V sebagai titik awal memperkuat mesin partai hingga tingkat desa dan kecamatan agar Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab berbagai persoalan daerah.

“Ya, harapannya Golkar menang!” ujar Dadan.

Edi Rusyandi Terpilih Aklamasi Pimpin Partai Golkar KBB

Dalam Musda V tersebut, Edi Rusyandi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat periode 2026–2031.

Musda juga dihadiri Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat, Anggota Komisi IV DPR RI Dadang M. Naser, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bandung Barat Pipih Supriati, Ketua DPC Partai NasDem Kabupaten Bandung Barat Bintang Pamungkas, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Barat Sandi Supyandi, Sekretaris Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat Phiter Djuandis, perwakilan DPC PKB Kabupaten Bandung Barat, serta Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat Ripqi Ahmad Sulaeman.

Dadan menegaskan kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat persatuan internal, meningkatkan konsolidasi organisasi, serta membawa Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat meraih peningkatan kursi legislatif dan memenangkan kontestasi Pilkada mendatang.

“Melalui kepengurusan baru yang terbentuk, Partai Golongan Karya Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin solid, menjaga persatuan internal, memperkuat konsolidasi organisasi, serta mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif dan memenangkan kontestasi Pilkada yang akan datang,” pungkasnya.**