PenaKu.ID – Rumah Sakit Bhayangkara TK II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat melalui aksi nyata. Bertempat di Gedung Widya Wirottama Setukpa Lemdiklat Polri, Kecamatan Gunungpuyuh, Selasa (23/6/2026), digelar puncak Bakti Kesehatan Dokkes Polri yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Rangkaian intervensi medis ini sebenarnya telah digulirkan secara masif sejak 14 Juni 2026 lalu.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara TK II Setukpa Lemdiklat Polri, Kombes Pol dr. Carles Siagian Sp.OT (K) Spine M.H, menyatakan bahwa rangkaian bakti sosial ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri guna menghadirkan pelayanan poliklinik dan penanganan medis yang lebih dekat, menyentuh, serta berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami mendiagnosis kebutuhan masyarakat akan akses kesehatan yang cepat dan berkualitas. Melalui Bakti Kesehatan ini, RS Bhayangkara Setukpa menargetkan total 8.000 sasaran untuk pemeriksaan kesehatan gratis secara keseluruhan,” ujar Kombes Pol dr. Carles Siagian saat di wawancara awak media.
Intervensi Medis Steril dan Capaian Skrining Massa
Sejak dimulai pertengahan Juni, rangkaian acara diawali dengan Cek Kesehatan Gratis dan Pemeriksaan Massa Otot bagi Masyarakat Kota Sukabumi. Pemeriksaan ini secara khusus menyasar masyarakat umum dan lansia di berbagai titik keramaian. Hingga saat ini, tercatat kurang lebih 1.000 orang telah berpartisipasi, dan angka ini dipastikan terus bertambah karena posko pemeriksaan kesehatan gratis masih terus dibuka hingga menjelang Hari Bhayangkara pada 1 Juli mendatang.
Sebagai bentuk tindakan preventif dan kuratif yang komprehensif, kegiatan ini juga disemarakkan dengan aksi donor darah. Bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Dokkes Polri berhasil mengumpulkan sebanyak 220 kantung darah untuk menjaga stabilitas stok darah regional.
Tidak hanya skrining, operasi kemanusiaan terukur juga menjadi menu utama. Pihak rumah sakit mengadakan khitanan massal berkala setiap minggunya, di mana hingga puncak acara dilaporkan kurang lebih 100 anak telah berhasil dikhitankan. Menariknya, operasi bibir sumbing juga dilakukan dengan standar tinggi. RS Bhayangkara Setukpa bersinergi langsung dengan Tim Ahli dari RS Bhayangkara Pusat Polri untuk menangani 20 anak yang memerlukan rekonstruksi medis tersebut.
“Untuk khitanan massal ini kami buat sangat spesial. Seluruh tindakan bedah minor dilakukan langsung di lingkungan RS Bhayangkara demi menjamin sterilitas alat dan ruangan. Prosedur ini krusial untuk mencegah risiko infeksi pasca-tindakan. Khusus hari ini, dalam rangka puncak bakti kesehatan, kami bawa pelayanan terbaik ke luar. Bagi warga Sukabumi dan Cianjur yang belum mendaftar, pintu kami terbuka lebar, silakan datang,” jelas Kombes Pol dr. Carles memberikan jaminan mutu selaku dokter spesialis.

Resep Khusus 40.000 “Kartu Bhayangkara Prioritas” untuk Buruh
Ada yang berbeda pada puncak acara bakti kesehatan tahun 2026 ini. Sesuai arahan Bapak Kapolri melalui Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, perhatian khusus diberikan kepada para pahlawan devisa lokal lewat pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar langsung 3.000 orang pekerja. Tak hanya itu, Polri resmi meluncurkan “Kartu Bhayangkara Prioritas” untuk buruh.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya inovasi menyasar pengemudi ojek online, kali ini jaminan askes diberikan secara masif kepada sekitar 40.000 buruh di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi agar akses kesehatan mereka menjadi lebih cepat, efisien, dan presisi. Penyerahan kartu dilakukan secara simbolis kepada perwakilan manajemen perusahaan serta perwakilan Serikat Buruh setempat.
“Buruh adalah otot penggerak ekonomi, dan kesehatan mereka adalah prioritas kami. Dengan kartu ini, rekan-rekan buruh mendapatkan akses khusus. Mereka akan memegang contact person khusus di RS Bhayangkara sehingga akses informasi ketersediaan bed (kamar) atau pendaftaran poliklinik menjadi instan. Bahkan, jika ruang rawat inap penuh, secara medis dan diskresi, kami siap menaikkan kelas perawatannya satu tingkat di atasnya demi kenyamanan mereka,” tegas perwira melati tiga yang juga ahli bedah tulang belakang satu-satunya di Sukabumi Kota/ Kabupaten ini.

Fasilitas Mutakhir yang Tidak Dimiliki Rumah Sakit Lain
Dalam kesempatan tersebut, dr. Carles juga mengedukasi masyarakat mengenai keunggulan fasilitas penunjang medis di RS Bhayangkara Setukpa yang paling komplet di wilayah Sukabumi Raya, di antaranya:
Terapi Hiperbarik (Oksigen Murni): Satu-satunya sejak tahun 2023 di Sukabumi, sangat baik untuk pemulihan jaringan sel dan kebugaran.
- Alat Cek Osteoporosis (Kepadatan Tulang): Fasilitas mutakhir untuk mendeteksi keropos tulang dini yang bahkan belum dimiliki rumah sakit besar lain di Sukabumi.
- Cek Komposisi Tubuh & Dokter Spesialis Gizi Klinik: Layanan terintegrasi satu-satunya di Sukabumi untuk mengatasi masalah berat badan berlebih (overweight).

Sambut Baik dari Elemen Pekerja
Langkah preventif dan kuratif dari Korps Bhayangkara ini disambut hangat oleh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sukabumi. Hadir secara langsung menerima penyerahan kartu secara simbolis, Sekretaris SPSI Sukabumi, Prasetyo Utomo.
“Ini adalah niatan yang sangat baik dan menjadi faedah (manfaat) yang nyata bagi kaum buruh. Kami mendapatkan opsi layanan kesehatan yang lebih premium, ada potongan biaya untuk layanan swasta di RS Bhayangkara, hingga kemudahan naik kelas perawatan. Ini semakin mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antara buruh dan Polri,” singkat Prasetyo.
RS Bhayangkara TK II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi memastikan, kesiapan fasilitas dan seluruh dokter spesialisnya bukan sekadar untuk internal personel, melainkan didedikasikan penuh sebagai pilar penopang derajat kesehatan warga Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, hingga Cianjur.
***





