PenaKu.ID – Presiden Donald Trump secara mendadak membatalkan rencana kunjungan utusan khusus AS ke Pakistan untuk membahas konflik Iran pada hari Sabtu ini.
Presiden AS itu beralasan bahwa negosiasi tersebut hanya akan membuang waktu dan meminta pihak Iran untuk langsung menghubunginya jika memang serius ingin melakukan pembicaraan damai.
Kebuntuan Negosiasi Trump di Selat Hormuz
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Aragchi, telah melakukan pembicaraan dengan mediator Pakistan. Namun, optimisme tersebut sirna setelah Presiden AS mengeluarkan pernyataan keras di platform Truth Social.
Ketegangan tetap tinggi terkait jalur pelayaran Selat Hormuz, di mana seperlima pasokan minyak dunia melintas, yang kini berada di bawah pengawasan ketat angkatan laut AS.
Gencatan Senjata Trump yang Rapuh
Meskipun kunjungan dibatalkan, Presiden AS menyatakan bahwa gencatan senjata yang ada akan tetap dipertahankan untuk sementara.
Namun, ia menekankan bahwa posisi AS sangat kuat karena memegang kendali penuh atas situasi tersebut. Ketidpastian kepemimpinan di Teheran disebut Presiden AS tersebut sebagai alasan utama mengapa AS enggan melanjutkan proses diplomasi formal saat ini.**







