PenaKu.ID – Ketua DPC Hiswana Migas Sukabumi, H. Eten Rustandi, angkat bicara dengan nada tegas menyikapi maraknya dugaan praktik penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi di wilayah Sukabumi. Dalam pernyataan resminya, ia menekankan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan yang mencederai keadilan bagi masyarakat.
Keprihatinan dan Peringatan Keras Hiswana Migas Sukabumi
Ketua Pengusaha Migas Sukabumi ini mengungkapkan keprihatinan mendalam atas laporan adanya oknum-oknum yang mencoba “bermain” dengan kuota subsidi negara. Ia menegaskan bahwa BBM bersubsidi memiliki mandat konstitusional untuk menyasar masyarakat kelas bawah dan sektor transportasi kecil.
“BBM bersubsidi ini adalah hak rakyat kecil, bukan komoditas untuk memperkaya diri sendiri. Segala bentuk penyalahgunaan baik itu pembelian berulang (helikopter), penggunaan kendaraan modifikasi, maupun penimbunan untuk kepentingan komersial adalah pelanggaran hukum serius yang merugikan hajat hidup orang banyak,” tegas H. Eten dalam keterangan resminya kepada awak media, Kamis (9/4/2026).
Komitmen dan Langkah Strategis Hiswana Migas Sukabumi
Sebagai garda terdepan mitra strategis PT Pertamina (Persero), Hiswana Migas Sukabumi kini memperketat barisan. H. Eten menginstruksikan seluruh anggotanya untuk menjalankan empat langkah krusial
Disiplin Regulasi: Penyaluran wajib tepat sasaran tanpa celah sedikit pun.
Pengawasan Ketat: Memperketat SOP bagi operator SPBU dalam melakukan verifikasi di lapangan.
“Hiswana Migas Sukabumi mendukung maksimal sistem digitalisasi agar setiap liter subsidi terlacak secara transparan dan juga
sinergi Aparat bekerja sama secara intensif dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas setiap indikasi pidana,” cetusnya.
Seruan Kolaborasi Masyarakat
Menutup pernyataannya, pimpinan pengusaha migas ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menjadi penonton. Ia mendorong publik untuk berani melapor jika melihat praktik janggal di SPBU.
“Kami optimistis, dengan pengawasan yang ketat dan kerja sama dari masyarakat serta aparat, distribusi BBM bersubsidi akan kembali ke jalurnya yang benar, adil, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi mereka yang benar-benar berhak,” pungkasnya.**











