Ragam

Hadapi Disrupsi Digital, Ketua SMSI Sukabumi Raya Perkuat Sinergi dan Fungsi Kontrol Sosial

×

Hadapi Disrupsi Digital, Ketua SMSI Sukabumi Raya Perkuat Sinergi dan Fungsi Kontrol Sosial

Sebarkan artikel ini
IMG 20260409 WA0024
Foto Istimewa: Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya, Eman Sulaeman Saat Memberikan Sambutan dalam Acara Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Depan Halaman Sekretariat PWI Jalan Wartawan Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/4/2026).

PenaKu.ID – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya, Eman Sulaeman, menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara perusahaan media dengan pemerintah daerah di tengah tantangan disrupsi digital yang kian kompleks. 

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan hangat pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT PWI ke-80 di Depan Kantor Halaman Sekretariat PWI Jalan Wartawan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/4/2026).

Dalam acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Turut hadir, Rektor UMMI Sukabumi Dr. Renny Sukmawami, Wakil Bupati Sukabum, H. Andreas, Polres Sukabumi, Organisasi Perangkat Daerah (ODP), Ketua PWI Kota Sukabumi, Pimpinan Organisasi kemasyarakatan, serta para tokoh senior insan pers tersebut, Ketua SMSI Sukabumi Raya Eman Sulaeman memberikan klarifikasi mengenai peran vital SMSI dalam ekosistem media saat ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa SMSI merupakan wadah bagi perusahaan pers, khususnya di tingkat lokal Sukabumi Raya. Jika PWI adalah rumah bagi para jurnalisnya, maka kami di SMSI berfokus pada penguatan ekosistem usahanya,” kata Sule sapaan akrab dalam sambutan acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Konvergensi media, Sule memaparkan bahwa banjir informasi di era digital bukan hanya menjadi tantangan bagi institusi pemerintah seperti Pemda, Kepolisian, dan Kejaksaan, melainkan juga ujian berat bagi keberlangsungan perusahaan pers.

Menurutnya, kecepatan informasi harus tetap dibarengi dengan kualitas dan integritas. 

“Era disrupsi menuntut kami untuk terus berinovasi. SMSI Sukabumi Raya menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota maupun Kabupaten Sukabumi demi menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Selain itu Sule mengataka bahwa berkomitmen untuk melakukan kontrol sosial meski menekankan aspek kolaborasi dan menggarisbawahi bahwa fungsi pers sebagai kontrol sosial tidak akan pernah luntur. Ia memastikan bahwa kemitraan yang dibangun dengan pemerintah tetap memberikan ruang bagi kritik yang konstruktif.

“Sesuai fungsi pers, kami akan terus mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan pembangunan berjalan pada jalurnya. Kritik yang kami sampaikan adalah bentuk tanggung jawab moral media untuk kemajuan daerah,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sule juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PWI yang kini memasuki usia 80 tahun. Ia menyebut hubungan antara SMSI dan PWI di Sukabumi sangat unik dan harmonis, di mana terdapat saling dukung antar-pengurus demi stabilitas profesi dan industri media.

“Sesuai dengan tagline media siber, saya berharap momentum ini dapat memperkuat solidaritas seluruh insan pers dalam menghadapi dinamika industri yang semakin dinamis di masa depan,” pungkasnya.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *