PenaKu.ID – Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan pimpinan perusahaan pertahanan besar seperti Lockheed Martin, Boeing, dan Honeywell siang ini.
Meski pertemuan ini sudah diagendakan sejak lama, intensitas serangan udara ke Iran membuat topik pengadaan senjata menjadi prioritas utama yang sangat mendesak.
Kekhawatiran Keberlanjutan Stok Senjata Pertahanan AS
Para pakar pertahanan memperingatkan bahwa kampanye udara besar-besaran dan sistem pertahanan udara yang terus bekerja keras melawan balasan Iran akan sulit dipertahankan dalam jangka panjang.
Mereka menilai kapasitas produksi saat ini mungkin tidak sebanding dengan kecepatan konsumsi munisi di medan tempur.
Komitmen Memperkuat Militer Pertahanan AS
Sekretaris Pers Karoline Leavitt menegaskan bahwa militer AS memiliki cadangan yang lebih dari cukup untuk melumpuhkan rezim Iran.
Trump mendesak perusahaan-perusahaan domestik untuk mempercepat produksi senjata buatan Amerika guna memastikan dominasi militer tetap terjaga.**











