PenaKu.ID – Saga transfer Xavi Simons tampaknya segera mencapai akhir. Gelandang serang RB Leipzig itu dikabarkan tinggal selangkah lagi resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur setelah kedua klub mencapai kesepakatan transfer sekitar €60 juta atau setara £51,8 juta.
Mengutip ESPN, kesepakatan antara Spurs dan Leipzig sudah tercapai pada Jumat (29/8/25). Simons disebut telah menjalani tes medis di London dan hanya menunggu rampungnya dokumen sebelum diumumkan ke publik.
Laporan Sky Sports menambahkan, Tottenham juga sudah menyepakati persyaratan pribadi dengan gelandang berusia 22 tahun tersebut. Dengan begitu, praktis tak ada hambatan berarti yang menghalangi kepindahan Simons ke London Utara.
Sebelumnya, The Guardian menulis bahwa Chelsea sejatinya berada di posisi terdepan untuk mendatangkan Simons. The Blues bahkan sudah mencapai kesepakatan personal terms lebih dulu. Namun, Chelsea tidak kunjung melayangkan tawaran resmi dengan nilai yang memuaskan Leipzig. Situasi itu dimanfaatkan Tottenham yang bergerak cepat hingga akhirnya mengambil alih negosiasi.
Sekilas Perjalanan Xavi Simons
Xavi Simons bergabung dengan Leipzig pada musim panas 2023 dengan status pinjaman dari Paris Saint-Germain sebelum kemudian ditebus permanen. Musim lalu, ia tampil impresif dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten sehingga dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.
Kehadiran Simons diyakini bakal menambah daya kreatif di lini tengah Tottenham yang selama ini bertumpu pada James Maddison. Spurs berharap duet keduanya bisa menghadirkan variasi serangan segar di bawah arahan Ange Postecoglou.
Meski berbagai laporan meyakini transfer ini hanya tinggal menunggu pengumuman resmi, baik Tottenham maupun Leipzig hingga kini belum mengeluarkan pernyataan publik. Para penggemar masih menanti konfirmasi terkait durasi kontrak maupun detail tambahan kesepakatan tersebut.
Apabila benar-benar rampung, Simons akan menjadi salah satu rekrutan terbesar Spurs pada bursa transfer musim panas ini. Kepindahan tersebut sekaligus menjadi pukulan telak bagi Chelsea yang kembali harus mencari alternatif untuk memperkuat lini tengah mereka.**