PenaKu.ID – Banyak profesional merasa terjebak dalam tumpukan tugas hingga melupakan kewajiban spiritual.
Padahal, integrasi antara etos kerja dan disiplin ibadah adalah kunci keberhasilan yang hakiki dan keberkahan rezeki.
Membagi Waktu Kerja dan Ibadah ala Islami
Alih-alih menyisipkan ibadah di sela kerja, cobalah menyusun jadwal kerja di sekitar waktu sholat.
Dengan menjadikan adzan sebagai jeda istirahat wajib, otak mendapatkan waktu untuk refreshing sejenak, sehingga fokus kembali meningkat saat melanjutkan tugas.
Membagi Waktu Kerja dan Ibadah ditengah Kesibukan
Ibadah tidak selalu berarti berlama-lama di atas sajadah.
Berzikir saat mengetik atau mendengarkan murottal sambil menyusun laporan adalah cara cerdas menjaga koneksi dengan Tuhan tanpa mengorbankan produktivitas profesional Anda.**








