Peristiwa

Teror Saat Perayaan Hanukkah, Bondi Beach Diguncang Penembakan Massal

×

Teror Saat Perayaan Hanukkah, Bondi Beach Diguncang Penembakan Massal

Sebarkan artikel ini
Teror Saat Perayaan Hanukkah, Bondi Beach Diguncang Penembakan Massal
Teror Saat Perayaan Hanukkah, Bondi Beach Diguncang Penembakan Massal. /Foto: Al Jazeera

PenaKu.ID – Sebuah insiden penembakan massal mengguncang kawasan Bondi Beach, Sydney, Australia, pada Minggu sore (14/12/25). Peristiwa di Bondi Beach ini terjadi ketika ribuan orang tengah berkumpul untuk memperingati hari pertama festival Hanukkah dalam acara komunitas bertajuk Chanukah by the Sea, yang digelar di area taman dekat pantai.

Informasi dihimpun, Kepolisian New South Wales (NSW Police) menyatakan, sedikitnya 12 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat tembakan yang dilepaskan oleh dua pelaku sekitar pukul 18.45 waktu setempat. Dari dua pelaku tersebut, satu orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sementara satu lainnya berhasil ditangkap dan kini berada dalam kondisi kritis.

Pasca-insiden, pihak berwenang segera mengeluarkan peringatan darurat kepada masyarakat untuk menjauhi kawasan Bondi Beach dan mencari tempat perlindungan. Sejumlah personel darurat, termasuk ambulans, helikopter medis, serta unit khusus kepolisian, dikerahkan ke lokasi untuk menangani situasi yang berlangsung cepat dan penuh ketegangan.

Dalam konferensi pers terpisah, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bersama Premier New South Wales Chris Minns mengonfirmasi bahwa serangan tersebut telah diklasifikasikan sebagai aksi terorisme. Pemerintah menyebut sasaran serangan adalah komunitas Yahudi yang tengah merayakan Hanukkah. Albanese dan Minns mengecam keras peristiwa itu sebagai tindakan antisemitisme yang keji dan tidak dapat ditoleransi.

Bondi Beach Mencekam Saat Kejadian

Kesaksian sejumlah saksi mata menggambarkan suasana mencekam saat tembakan dilepaskan dari sebuah jembatan kecil yang berada di atas area acara. Kepanikan pun tak terhindarkan. Pengunjung, termasuk keluarga yang membawa anak-anak, berhamburan mencari perlindungan. Beberapa video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepanikan massa, sekaligus upaya warga sipil menahan salah satu pelaku sebelum aparat keamanan tiba di lokasi.

Layanan kesehatan setempat melaporkan puluhan korban dilarikan ke berbagai rumah sakit di Sydney. Kondisi para korban beragam, mulai dari luka ringan hingga cedera serius. Dua petugas kepolisian juga dilaporkan mengalami luka saat melakukan respons awal di lokasi kejadian.

Gelombang kecaman internasional turut bermunculan menyusul insiden tersebut. Sejumlah pemimpin dunia, termasuk Perdana Menteri India Narendra Modi, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menyatakan solidaritas terhadap pemerintah serta rakyat Australia.

Hingga kini, aparat keamanan Australia masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap motif pasti di balik serangan tersebut serta menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menyusul beredarnya sejumlah laporan palsu di media sosial mengenai dugaan insiden serupa di wilayah lain di Sydney.**