PenaKu.ID – Industri otomotif global dikejutkan oleh temuan terbaru dari para peneliti asal Korea Selatan yang berhasil memecahkan masalah klasik pada kendaraan listrik.
Masalah utama terkait masa pengisian daya baterai yang lama kini menemukan titik terang melalui inovasi teknologi mutakhir yang dikembangkan oleh KAIST bersama LG Energy.
Baterai Mobil Listrik Gunakan Elektrolit Cair Penghambat Dendrit
Kendala terbesar dalam pengembangan baterai litium-logam untuk mobil listrik adalah munculnya kristal dendrit yang memicu arus pendek saat pengisian cepat.
Untuk mengatasi hal tersebut, para peneliti menciptakan elektrolit cair baru yang menggunakan struktur anion berikatan lemah untuk menghambat pertumbuhan kristal tidak diinginkan dan menjaga stabilitas baterai.
Baterai Mobil Listrik Miliki Performa Jarak Tempuh Luar Biasa
Berkat inovasi canggih ini, baterai kendaraan listrik kini mampu terisi penuh hanya dalam waktu 12 menit untuk menempuh jarak luar biasa hingga 800 kilometer.
Terobosan monumental ini diyakini akan menjadi fondasi utama transformasi industri transportasi dunia menuju era mobilitas ramah lingkungan yang jauh lebih efisien dan andal.**











