Internasional

Tensi Tinggi di Timur Tengah: Gertakan Armada Militer Donald Trump ke Iran

×

Tensi Tinggi di Timur Tengah: Gertakan Armada Militer Donald Trump ke Iran

Sebarkan artikel ini
Tensi Tinggi di Timur Tengah: Gertakan Armada Militer Donald Trump ke Iran
Tensi Tinggi di Timur Tengah: Gertakan Armada Militer Donald Trump ke Iran/(instagram)

PenaKu.ID – Dunia kembali menaruh perhatian pada eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran setelah pengumuman terbaru dari Donald Trump.

Presiden AS tersebut memerintahkan pengerahan tambahan kekuatan militer untuk mendampingi Gugus Tempur Kapal Induk Abraham Lincoln yang sudah berada di kawasan.

Langkah agresif ini diambil sebagai upaya menekan Teheran agar bersedia kembali ke meja negosiasi.

Klaim Penghancuran Fasilitas Nuklir Iran dengan Militer Donald Trump

Dalam pernyataannya di Iowa, Trump mengeklaim bahwa serangan udara AS pada Juni 2025 telah berhasil melumpuhkan ambisi nuklir Iran secara signifikan.

Ia menegaskan bahwa intervensi tersebut diperlukan untuk mencegah Iran membangun senjata pemusnah massal.

Meski demikian, klaim sepihak ini masih menuai keraguan dari berbagai pakar militer internasional yang mempertanyakan efektivitas serangan tersebut secara jangka panjang.

Respons Keras Teheran pada Militer Donald Trump

Menanggapi ancaman AS, Iran memberikan peringatan keras kepada negara-negara tetangga untuk tidak memfasilitasi serangan Amerika.

Di tengah ketegangan ini, dinamika menarik muncul dari Arab Saudi. Putra Mahkota Mohammed bin Salman dilaporkan telah menjalin komunikasi dengan Presiden Iran untuk menegaskan bahwa wilayah udaranya tidak akan digunakan untuk kepentingan militer melawan Iran, menandakan adanya pergeseran diplomasi di kawasan tersebut.**