PenaRagam

Tak Lama Lagi kalsel Luncurkan Dompet Digital

PenaKu.ID – Era digital memasuki hampir semua ruang kehidupan masyarakat yang secara tidak langsung memaksa untuk mengikuti alur perkembangannya, di mana setiap jengkal perubahannya pun patut diambil sebagi sebuah peluang agar mampu bertahan dalam tataran baru ini. Sistem konvensional pun seakan hampir dan nyaris lenyap dari peradaban sebelumnya, basis-basis yang bersifat clasis dan tak up to date dan kekinian seakan ditinggalkan hengkang oleh masyarakat.

Bukan hanya tuntunan digitalisasi dan perkembangan zaman, terlebih di saat pandemi sekarang ini semua berlomba agar meminilmalisir ruang gerak untuk mengantisipasi sebaran virus corona yang belum tentu ujungnya. Ada moment yang tepat di saat semua serba bersamaan. Digital saat ini sejati selaras dengan pencegahan COVID-19.

Sebagai contohnya kita bisa lihat dalam tatanan baru ini, berbagai flatform dari berbagai aplikasi menyuguhkan kemudahan dan efisiensi untuk masyarakat, baik itu tenaga, gerak dan waktu. Tentunya juga fasilitas finansial pun ada di situ. Seperti, Gopay, epay, dana dan lain-lain.

Hal ini pun melahirkan sejumlah ide bagi pemerintahan Provinsi Kalimantan selatan , salah satunya dengan berencana meluncurkan dompet digital yang berbasis aplikasi. Meski proyek ini pun sempat terhenti beberapa saat dengan hadirnya virus corona, namun Pemprov Kalsel berkomitmen dan berupaya merealisasikan target tersebut di tahun 2021.

Melansir kalsel.siberindo, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Perpajakan Daerah (P3D) Bakeuda Kalsel, Rustamaji mengatakan sebelum melakukan peluncuran aplikasi tersebut, Pemprov Kalsel terlebih dahulu akan menganalisa sofware yang dimiliki melalui dukungan penuh dari pihak Bank Kalsel.

“Jadi proyek digitalisasi ini diawali terlebih dahulu harus mengetahui kesiapan aplikasi atau softwarenya dan ini tentu telah didukung oleh Bank Kalsel,” kata Rustamaji kepada Abdi Persada FM, Jumat (29/1/21) lalu.

Pengerjaan ini [dompet digital], Rustamaji menegaskan pihaknya telah menyiapkan Perjanjian Kerja sama (PKS) dengan perusahaan unikorn [perusahaan rintisan] berskala besar.

“Bank Kalsel juga telah melakukan dengan dua perusahaan ini, tidak menutup kemungkinan pula bahwa ada unikorn lain dan hal tersebut dilakukan sama dengan layanan di kesamsatan,” imbuhnya.

Lanjutnya menerangkan, terkait adanya kerjasama ini sepenuhnya telah diketahui oleh Kepala Badan Keuangan Daerah, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalsel dan Jasa Raharja beserta jajaran dari Bank Kalsel.

“Dan kesepakatan ini juga telah kami tuangkan dalam PKS dengan harapan pada soft launching dan implementasi secara komprehensif di seluruh Samsat di Kalimantan Selatan nanti bisa digunakan,” terangnya.

Soal kesiapan, Ia mengungkapkan Pemprov dan Bank Kalsel hanya tinggal melakukan koordinasi dan komunikasi secara lebih persuasif. Yang mana, apabila telah berhasil diluncurkan, maka kedua belah pihak hanya tinggal melakukan langkah serta proses implementasi saja.

“Sehingga atas komitmen bersama, kita tandatangani PKS nya tinggal pelaksanaan implementasi saja,” tutupnya.

Hingga kini, peluncuran atau soft launching dompet digital berbasis aplikasi ini pun belum diketahui kapan akan dilaksanakan. Akan tetapi, Pemprov Kalsel memastikan penggunaan dari aplikasi yang disediakan nanti secepatnya bisa diakses pada 2021 ini, agar bisa dipakai untuk melakukan pembayaran pajak daerah khusus ke Samsatan.

**Redaksi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button