PenaKu.ID – Ramadan bukan sekadar menahan lapar, melainkan momentum “panen raya” bagi spiritualitas kita.
Dengan durasi yang terbatas, diperlukan strategi matang agar setiap detik bertransformasi menjadi pahala yang berlipat ganda.
Prioritas Ibadah di Bulan Suci Ramadan
Kunci utama memanen pahala adalah konsistensi pada hal wajib sebelum mengejar yang sunnah. Pastikan salat lima waktu terjaga di awal waktu.
Setelah itu, tambahkan “booster” seperti salat Tarawih dan Witir. Jangan lewatkan membaca Al-Qur’an walau hanya satu juz per hari; pembagian waktu setelah Subuh atau sebelum berbuka biasanya paling efektif untuk menjaga ritme tilawah.
Sedekah Kreatif saat Bulan Suci Ramadan
Amal ibadah tidak selalu ritualistik. Memberi makan orang berbuka (ifthar) memiliki ganjaran setara orang yang berpuasa.
Di era digital, sedekah bisa dilakukan via aplikasi sambil menunggu waktu berbuka. Selain itu, menjaga lisan dari ghibah adalah bentuk puasa batin yang sering terlupakan namun krusial agar pahala puasa tidak hangus sia-sia.**










