PenaKu.ID – Pada ajang CES mendatang, Samsung memilih untuk meninggalkan gaya booth konvensional.
Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini akan mendirikan ruang pameran mandiri di The Wynn dengan konsep yang menyerupai galeri seni dan museum.
Langkah ini diambil untuk memberikan pengalaman yang lebih eksklusif bagi pengunjung.
Konsep Eksibisi yang Mengutamakan Pengalaman Pelanggan Samsung
Ruang pameran ini tidak hanya menampilkan produk baru seperti TV dan monitor, tetapi juga menjadi tempat forum teknologi dan konsultasi klien secara terintegrasi.
Raksasa teknologi ini ingin mengubah paradigma pameran dari sekadar memajang perangkat keras menjadi pendekatan yang berpusat pada pengalaman nyata pengguna di lapangan.
Visi AI Terintegrasi dalam Ekosistem Samsung
Di ajang ini, Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini akan memaparkan strategi “Unified AI” mereka secara mendalam.
Mereka ingin menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan dapat menciptakan konektivitas yang mulus melampaui batas perangkat keras tradisional.
Eksibisi ini diharapkan memberikan interaksi yang lebih bermakna dan tidak terlalu sesak bagi para pengunjung.**









