PenaKu.ID – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mulai mengubah narasinya terkait perang dengan Iran.
Meski sebelumnya gencar menyuarakan pergantian rezim di Tehran, kini fokusnya bergeser pada perubahan peta kekuatan di kawasan.
Klaim Kemenangan Netanyahu di Tengah Tekanan Global
Perdana Menteri Israel itu menyebut bahwa serangan udara yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei telah secara permanen mengubah keseimbangan kekuatan.
Ia menyatakan bahwa “Iran tidak lagi sama”, mengisyaratkan bahwa kemenangan bersejarah telah tercapai meski rezim lama mungkin tetap bertahan di bawah tekanan internal yang hebat.
Pertimbangan Netanyahu Dampak Harga Minyak dan Desakan Gencatan Senjata
Banyak analis menilai perubahan narasi ini dipengaruhi oleh tekanan dari pemerintah AS akibat meroketnya harga minyak dunia.
Israel kini menghadapi dilema antara melanjutkan kampanye militer untuk menghancurkan program nuklir bawah tanah Iran atau mengakhiri perang saat berada di atas angin guna menjaga stabilitas ekonomi global.**







