Semburan Lumpur di Blora Mengubur 17 Ekor Kerbau

Warga berhamburan melihat luapan tanah lumpur

PenaKu.ID – Semburan lumpur di Blora, Jawa Tengah yang terjadi pada Kamis (27/8) kemarin menelan beberapa ekor Kerbau seketika.

Kejadian langka itu tepat terjadi di Kesongo, Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dan lantas membuat hebot warga.

Setelah adanya laporan, pihak Perhutani KPH Randublatung, Blora, langsung menerjunkan beberapa personel untuk mengamankan lokasi bersama aparat Kepolisian dan Koramil setempat.

“Sudah ada tim kita yang turun dan sudah dipasang papan peringatan agar warga tidak mendekat ke lokasi tersebut karena sangat berbahaya. Dan setelah dilakukan pengecekan oleh tim Pertamina EP Cepu Field, lokasi itu jauh dari fasilitas produksinya,” ungkap Ahmad Basuki dari Perhutani KPH Randublatung, Blora, seperti dikutip dari Siberindo.

Menurut saksi mata, Marno, pada saat kejadian, ia tengah menggembalakan hewan Kerbau bersama hewan peliharaan milik warga lainnya. Saat itu, terang Marno, ada sekitar 18 Kerbau di padang rumput.

“Tiba-tiba ada suara letusan dari perut bumi di padang lumpur itu dan menelan 17 ekor kerbau sekaligus. Hanya satu kerbau yang tersisa,” ujarnya.

Pada saat letusan itu, Marno tengah menggiring kerbau untuk minum di rawa dekat pusat letusan itu.

“Saya merasa tanah bergetar lalu pecah mengeluarkan lumpur dan tanah terbelah. Sebagian kerbau yang saya gembalakan terkubur lumpur bersama ternak lainnya. Sebagian ternak lagi, pada lari,” bebernya.

Lanjut Marno, dirinya langsung lari tunggang langgang tanpa menghiraukan ternaknya. Sedang tiga orang saksi mata lainnya yaitu Sukimin, Kadis, dan Warino yang berada di belakang kandang (berjarak sekitar 50 meter) juga berlari menyelamatkan diri.

Dikabarkan bahwa, pada saat itu Marno ditemukan warga sudah dalam kondisi tidak sadar, kemungkinan akibat dari menghirup asap bau belerang yang muncul dari letusan tersebut.

Selanjutnya Marno, Kadis dan Sukimin, dibawa ke Puskesmas Doplang, sedangkan Warino dibawa ke RS Habibullah. Dan akhirnya, mereka, dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Dari data yang dihimpun, kerbau yang lenyap ditelan bumi tersebut milik Supri tiga ekor, Sukimin tiga ekor, Parjono tiga ekor, Marno tiga ekor, Parji tiga ekor. kemudian milik Samin satu ekor, dan punya Kadis tiga ekor.



Source: siberindo

Editor: Js

Leave a Reply

Your email address will not be published.