PenaKu.ID – Menjadi pribadi yang memiliki hati lapang atau qolbun salim adalah impian setiap Muslim. Kelapangan hati memungkinkan seseorang untuk tetap tenang meskipun badai masalah menerjang.
Ini bukan tentang hilangnya beban hidup, melainkan tentang bagaimana kita memperluas ruang di dalam jiwa untuk menerima segala ketetapan-Nya dengan rasa syukur dan ikhlas.
Hati Lapang sebagai Jalan Ketenangan
Salah satu ciri orang yang berlapang hati adalah kemampuannya untuk memaafkan kesalahan orang lain tanpa menyimpan dendam. Rasa benci hanya akan mempersempit ruang batin dan menghambat kebahagiaan.
Dengan melepaskan ego dan memberikan maaf, kita sebenarnya sedang memberikan hadiah terbesar bagi kedamaian diri kita sendiri di hadapan Allah SWT.
Menerima Takdir dengan Hati Lapang
Berpikiran baik atau husnudzon kepada Allah adalah kunci utama untuk menjaga hati tetap lapang. Setiap kejadian, baik suka maupun duka, dipandang sebagai bagian dari skenario terbaik Sang Pencipta.
Dengan keyakinan bahwa di balik setiap kesulitan terdapat kemudahan, hati akan terasa lebih luas dan jauh dari sifat mengeluh yang merusak ketenangan.**










