PenaKu.ID – Borneo FC Samarinda mengamankan kemenangan krusial saat menjamu PSIM Yogyakarta pada lanjutan Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Minggu (1/2/2026), Pesut Etam menundukkan tamunya dengan skor tipis 2–1 lewat gol penentu di masa injury time.
Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC tampil menekan dengan intensitas tinggi. Dominasi penguasaan bola menjadi ciri permainan tuan rumah yang mengandalkan kombinasi umpan pendek serta eksploitasi kedua sisi sayap. Tekanan tersebut berbuah hasil pada menit ke-29 ketika Kaio Nunes Ferreira sukses memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Gol itu membawa Borneo unggul 1–0 hingga jeda.
Memasuki paruh kedua, PSIM Yogyakarta mencoba mengubah pendekatan permainan. Intensitas serangan ditingkatkan untuk keluar dari tekanan. Sejumlah peluang sempat tercipta, namun solidnya barisan pertahanan Pesut Etam membuat Laskar Mataram kesulitan mencetak gol penyama.
Upaya PSIM akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di area terlarang. Ze Valente yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan baik dan mengubah skor menjadi 1–1.
Borneo FC Pastikan Kemenangan
Saat laga terlihat akan berakhir imbang, Borneo FC menunjukkan mentalitas kuat di hadapan pendukungnya. Pada menit ke-90+2, Koldo Obieta muncul sebagai penentu dengan gol krusial yang memastikan kemenangan 2–1 bagi tuan rumah.
Secara statistik, Borneo FC tampil lebih dominan, baik dalam penguasaan bola maupun jumlah peluang. PSIM beberapa kali mengancam, terutama melalui skema bola mati, namun efektivitas serangan Borneo menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
Tambahan tiga poin membuat Borneo FC asuhan Fabio Lefundes naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 43 poin, menjaga asa bersaing di papan atas. Di sisi lain, PSIM Yogyakarta yang dilatih Jean-Paul van Gastel masih tertahan di papan tengah dengan 30 poin.
Kaio Nunes Ferreira pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik laga. Selain mencetak gol pembuka, ia berperan penting sebagai penggerak serangan sepanjang pertandingan. Kemenangan ini sekaligus menegaskan kekuatan Borneo FC di kandang, sementara PSIM perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan konsistensi pada laga berikutnya.** (tds)












