Ragam

PFN Tepis Isu Monopoli Bioskop oleh Rumah Produksi Film Besar

×

PFN Tepis Isu Monopoli Bioskop oleh Rumah Produksi Film Besar

Sebarkan artikel ini
PFN Tepis Isu Monopoli Bioskop oleh Rumah Produksi Film Besar
PFN Tepis Isu Monopoli Bioskop oleh Rumah Produksi Film Besar/(pixabay)

PenaKu.ID – Direktur Utama Perusahaan Film Nasional (PFN), Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen, menepis anggapan adanya praktik monopoli oleh rumah produksi (PH) besar dalam industri perfilman dan jaringan bioskop di Indonesia.

Ifan menyatakan, isu miring seperti monopoli selalu ada di berbagai industri, namun perlu dicari kasus nyatanya terlebih dahulu.

Kapasitas Produksi Bukan Monopoli Bioskop

Ifan menjelaskan, wajar apabila PH besar merilis film lebih banyak dan sering karena memang memiliki kapasitas produksi yang jauh lebih besar.

Menurutnya, fenomena ini terjadi secara alami berdasarkan kondisi pasar (happens by market), dan bukan berarti mereka secara sengaja melakukan monopoli.

Komitmen PFN untuk Keadilan Tanpa ada Monopoli Bioskop

Meskipun menampik adanya monopoli, Ifan menegaskan bahwa sebagai perwakilan pemerintah, PFN berkomitmen untuk mempelajari kondisi sebenarnya di lapangan dan memastikan adanya porsi yang adil bagi seluruh produksi film nasional.

Ia menekankan bahwa masalah ini harus disikapi dengan hati-hati untuk memastikan ekosistem perfilman yang sehat.**