PenaKu.ID – Dalam podcast terbaru, Elon Musk memberikan peringatan keras bahwa China berpotensi melampaui Amerika Serikat dalam kapasitas komputasi AI.
Musk menyoroti keunggulan China dalam infrastruktur energi yang menjadi kunci utama pengembangan pusat data AI.
Kapasitas Listrik Sebagai Faktor Penentu bagi Elon Musk
Musk memprediksi output listrik China akan mencapai tiga kali lipat dari AS pada tahun 2026.
Menurutnya, hambatan utama AI saat ini bukan lagi sekadar chip, melainkan ketersediaan daya listrik yang masif untuk menjalankan server-server kecerdasan buatan yang sangat haus energi.
Strategi China Menghadapi Sanksi Chip bagi Elon Musk
Meskipun AS mencoba membatasi akses China terhadap chip tercanggih seperti seri Blackwell dari Nvidia, Musk yakin China akan menemukan solusinya sendiri.
Ia menilai kemajuan teknologi China dalam menciptakan chip mandiri akan membuat sanksi Barat menjadi kurang relevan di masa depan.**












