PenaRagam
Trending

Pemkot Sukabumi Tengah Wujudkan Program Kotaku

Menggelar lokakarya terkait penanganan wilayah kumuh di Kota Sukabumi

PenaKu.IDPemkot Sukabumi tengah mewujudkan Program Kotaku (kota tanpa kumuh) dengan menggelar lokakarya terkait penanganan wilayah kumuh di Kota Sukabumi secara virtual di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi Jawa Barat, Selasa (24/8/21).

Lokakarya ini untuk memperkuat upaya penuntasan kawasan kumuh yang jadi perhatian khusus Pemkot Sukabumi.

“Salah satu masalah perkotaan terkait pemukiman termasuk di Kota Sukabumi,” ujar Walikota Sukabumi.
Sehingga pemukiman kumuh jadi prioritas pembangunan untuk diintervensi dengan cepat sesuai target dalam rencana pembangunan baik pusat, provinsi dan kota.

Pemkot Sukabumi Tengah Wujudkan Program Kotaku 1
Pemkot Sukabumi Tengah Wujudkan Program Kotaku

Pemkot Sukabumi Dalam Rangka Penanganan Pemukiman kumuh

Program kotaku yang dilaksanakan secara nasional ini ungkap Fahmi dalam rangka penanganan pemukiman kumuh. Penanganan kotaku terintegrasi mulai pusat, provinsi dan pemkot dengan melibatkan warga sekitar, bukan sekedar program pemerintah tapi mendapatkan dukungan sepenuhnya melibatkan warga sekitar.

Dengan adanya Program Kotaku memberikan hak-hak hidup manusiawi kepada warga dalam meningkatkan derajat kesehatan kepada warga.

Sebab, lanjut Fahmi, penanganan kawasan kumuh menimbulkan efek daya ungkit lainnya semakin baik. Kotaku bukan hanya fisik tapi fungsi hunian kawasan tertata baik kesehatan warga semakin meningkat dan berharap derajat pendidikan semakin baik.

Jadi, kata Fahmi, Program Kotaku akan menghasilkan efek lainnya bukan infrastruktur semata. Ada sosial ekonomi, kesehatan dan pendidikan yang terungkit dengan Kotaku.

“Sehingga perlu mewujudkan pemukiman layak huni yang produktif berkelanjutan,” ungkap Fahmi.

Target pertama bagaimana memastikan penurunan luas pemukiman kumuh jadi penting.

Fahmi berharap jangan sampai menjalankan Kotaku tapi tidak berefek turunnya kawasan kumuh di Wilayah Kota Sukabumi.

(***Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button