Peristiwa

Pagi Mancing Berujung Duka di Danau Cirata Cianjur

×

Pagi Mancing Berujung Duka di Danau Cirata Cianjur

Sebarkan artikel ini
Pagi Mancing Berujung Duka di Danau Cirata Cianjur
Pagi Mancing Berujung Duka di Danau Cirata Cianjur

PenaKu.ID – Seorang pria lanjut usia bernama Jana (65), warga Kampung Pasir Sireum, RT 03/10, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di atas rakit bambu atau getek di kawasan Danau Cirata, Jumat (16/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat korban bersiap untuk memancing. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jana berangkat seorang diri dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB menuju Dermaga Calingcing, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang.

Setibanya di dermaga, korban sempat bertemu dengan rekannya, Anda, yang juga warga Kampung Pasirsireum. Keduanya kemudian berangkat menggunakan getek masing-masing menuju lokasi pemancingan Cilembu, Dermaga Coklat, Desa Bayabang, Kecamatan Mande.

Namun, sesampainya di Danau Cirata, Jana tiba-tiba jatuh terlentang di atas getek saat tengah bersiap memancing. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pedagang kopi keliling yang melintas menggunakan sampan di sekitar lokasi.

Pedagang tersebut langsung memberi tahu pemancing lain yang berada tak jauh dari tempat kejadian, yakni Anda dan Roni Heryanto, warga Desa Cibarengkok, Kecamatan Bojongpicung. Keduanya segera mendatangi getek korban di Danau Cirata.

“Pas kami lihat, beliau sudah tidak bernyawa. Kami langsung mengucap innalillahi,” ujar Anda, didampingi Roni.

Jasad Jana kemudian dievakuasi kembali ke Dermaga Calingcing. Setibanya di dermaga, peristiwa tersebut dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta pemerintah Desa Ciranjang. Tak berselang lama, jajaran Polsek Ciranjang bersama aparat desa tiba di lokasi.

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut.

Jana yang Wafat di Danau Cirata Ketua RT

Sekretaris Desa Ciranjang, Irpan Ubaidillah, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, Jana merupakan Ketua RT 03/10 Kampung Pasirsireum.

“Benar, yang bersangkutan meninggal dunia saat berada di atas getek ketika hendak memancing,” kata Irpan.

Setelah tiba di rumah duka sekitar pukul 10.00 WIB, jasad korban diperiksa secara medis pada bagian luar tubuh dengan disaksikan pihak kepolisian. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

“Diduga korban meninggal akibat serangan jantung,” ujarnya.

Usai pelaksanaan salat Jumat, jasad Jana dimakamkan di pemakaman umum warga yang lokasinya tidak jauh dari rumah duka.**