PenaKesehatan
Trending

Nunung Nurasiah: Setelah Divaksin, Tetap Berdoa dan Terapkan Prokes

Vaksinasi Covid-19

PenaKu.ID — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Nunung Nurasiah S.Pd., mengapresiasi akan kesadaran masyarakat untuk mau mengikuti vaksinasi Covid-19. Dengan demikian, terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok akan lebih cepat.

“Kami mengapresiasi akan kolaborasi antara pemerintah, kewilayahan dan masyarakat untuk sadar vaksinasi,” ujarnya, pada Vaksinasi Massal di Komplek Megabrata, RW 11, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, Sabtu (11/9/2021).

Menurut dia, vaksinasi merupakan ikhtiar dalam memutus mata rantai Covid-19, yang didukung oleh usaha masif untuk terbentuknya herd immunty, mulai dari tingkat RW hingga nasional.

“Ini merupakan bagian ikhtiar yang dilakukan dari tingkat RW, kemudian vaksinasi nasional dan Jabar, khususnya Kota Bandung untuk 70 persen yang tervaksin agar herd immunty terbentuk,” katanya.

Nunung menjelaskan, saat ini ada gerakan 8M yang harus diupayakan oleh masyarakat, di antaranya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, menjaga mobilitas, membantu sesama, memberi semangat, serta meminta doa kepada Allah SWT.

“Kita meminta doa, mengetuk pintu langit, dengan harapan pandemi segera berakhir dan kita tetap semangat antara sesama dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Nunung Nurasiah: Program Vaksinasi Dukung PTM

Ia menuturkan bahwa program vaksinasi juga merupakan upaya dalam mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Mengingat di Kota Bandung sudah mulai ada sejumlah sekolah yang memulai PTM.

“Dengan vaksinasi Covid-19 ini, menurunkan resiko terpaparnya anak-anak di sekolah. Di Buahbatu ada sekolah yang masuk verifikasi dan bersiap untuk PTM, maka prokes harus dijaga dan anak-anak dibiasakan hidup bersih dan terus percepatan herd immunity,” tuturnya.

Lebih jauh, Kota Bandung saat ini terus berfokus dalam penanganan Covid-19, sehingga pandemi segera berakhir dan masyarakat tetap sehat.

“Dengan divaksin belum bebas dari terpapar Covid-19, tapi meringankan gejala sakitnya jika dibandingkan orang yang belum divaksin. Ini harus jadi upaya kita bersama dalam mendukung penanganan Covid-19 di Kota Bandung,” katanya.

(Dws)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button