Peristiwa

Nasib 225 Siswa SDN Arca Sukamakmur Kabupaten Bogor Terancam, Pemerintah Gerak Cepat Tangani Longsor

×

Nasib 225 Siswa SDN Arca Sukamakmur Kabupaten Bogor Terancam, Pemerintah Gerak Cepat Tangani Longsor

Sebarkan artikel ini
Nasib 225 Siswa SDN Arca Sukamakmur Kabupaten Bogor Terancam, Pemerintah Gerak Cepat Tangani Longsor
Keterangan Foto: Saat Kades Sukawangi Cek Lokasi Longsor di SDN Arca Sukamakmur. (Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat merespons ancaman bencana tanah longsor yang mengintai bangunan SDN Arca di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur.

Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan sekitar 225 siswa yang menimba ilmu di sekolah tersebut.

Kepala Desa Sukawangi, Budiyanto, menyampaikan bahwa penanganan darurat ini merupakan tindak lanjut langsung dari laporan pihak desa terkait peristiwa longsor yang terjadi pada Jumat pekan lalu.

Kunjungan Lapangan Sekda Kabupaten Bogor dan Keputusan Penanganan

Menindaklanjuti urgensi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, bersama Kepala Bidang Pemeliharaan pada Dinas PUPR, Bapak Uje, telah melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi titik longsor pada Minggu, 25 Januari 2026.

“Kunjungan Pak Sekda dan Pak Kabid kemarin adalah tindak lanjut dari surat permohonan yang kami kirimkan saat kejadian longsor hari Jumat,” ujar Budiyanto saat dikonfirmasi PenaKu.ID, Senin (26/1/2026).

Berdasarkan hasil kesepakatan di lapangan, diputuskan bahwa perbaikan area longsor yang berada tepat di atas bangunan sekolah tersebut akan segera dilaksanakan.

Gunakan Dana BTT untuk Tanggap Darurat Tanah Longsor di SDN Arca Sukamakmur 

Budiyanto menjelaskan bahwa proses pengerjaan akan menggunakan skema dana Belanja Tidak Terduga (BTT) mengingat statusnya sebagai bencana alam yang memerlukan penanganan mendesak (Tanggap Darurat).

“Hasil kesepakatan dengan Kabid PUPR, kegiatan ini harus dilaksanakan melalui BTT. Hari ini juga (Senin), pengerjaan sudah mulai diinstruksikan untuk berjalan,” tambah Kades Sukawangi.***