PenaKu.ID – Setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan udara, Iran secara resmi menunjuk putranya, Mojtaba Khamenei, sebagai penerus.
Sosok berusia 56 tahun ini dikenal sangat tertutup namun memiliki pengaruh besar di balik layar.
Kekuasaan Mojtaba Khamenei di Balik Jubah
Meski jarang tampil di publik atau memberikan wawancara, dokumen diplomatik menggambarkan bahwa ia sebagai sosok yang sangat kuat dalam rezim.
Ia dianggap sebagai arsitek kebijakan strategis Iran selama bertahun-tahun sebelum akhirnya resmi naik takhta.
Naiknya penerus kepemimpinan Iran ini menjadi sinyal bahwa kelompok garis keras tetap memegang kendali penuh di Iran.
Di tengah eskalasi konflik dengan AS dan Israel, kepemimpinannya akan diuji dalam mempertahankan stabilitas internal sekaligus menghadapi tekanan militer dari luar.**








