PenaKu.ID – Imam Al-Ghazali adalah salah satu pemikir Muslim paling berpengaruh yang karyanya tetap relevan hingga hari ini. Melalui tulisan-tulisannya, beliau berhasil menjembatani antara syariat, filsafat, dan tasawuf.
Mengenal kitab-kitab beliau berarti menyelami kedalaman spiritualitas dan kecerdasan intelektual yang mampu mengubah cara pandang manusia terhadap kehidupan dunia dan akhirat.
Ihya Ulumuddin sebagai Kitab Imam Al-Ghazali
Karya Imam Al-Ghazali yang paling monumental adalah Ihya Ulumuddin. Kitab ini membahas tentang bagaimana menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama yang mungkin mulai layu di hati manusia.
Terbagi menjadi empat bagian besar, kitab ini menuntun pembaca mulai dari ibadah lahiriah hingga pembersihan hati dari penyakit batin seperti sombong dan iri hati.
Kontribusi dalam Filsafat dan Akhlak Imam Al-Ghazali
Selain Ihya, karya seperti Tahafut al-Falasifah menunjukkan ketajaman kritik beliau terhadap pemikiran filsafat yang menyimpang. Imam Al-Ghazali menekankan bahwa ilmu tanpa akhlak adalah kesia-siaan.
Mempelajari kitab-kitab beliau membantu umat Islam menemukan keseimbangan antara logika dan rasa, sehingga agama tidak hanya menjadi rutinitas fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang bermakna.**







