PenaKu.ID – Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga di siang hari. Justru, momentum paling berharga terletak pada malam harinya, di mana pintu langit terbuka lebar dan setiap doa dijanjikan kemustajaban.
Memperbanyak ibadah malam adalah cara terbaik untuk memperkuat spiritualitas dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Keutamaan Qiyamul Lail di Bulan Bulan Suci Ramadan
Ibadah malam seperti salat Tarawih dan Tahajud memiliki dimensi magis yang memberikan ketenangan batin.
Di saat dunia tertidur, momen sujud di keheningan malam menjadi sarana detoksifikasi jiwa dari dosa-dosa yang lalu.
Strategi Menjaga Konsistensi Beribadah di Bulan Suci Ramadan
Agar tidak cepat lelah, penting untuk mengatur pola tidur dan nutrisi saat berbuka.
Fokuslah pada kualitas ibadah daripada hanya mengejar kuantitas rakaat, sehingga makna setiap doa meresap dalam ke dalam sanubari.**











