PenaKu.ID – Keputusan Manchester City untuk memanggil kembali Max Alleyne dari masa pinjamannya di Watford terbukti menjadi langkah jenius di tengah badai cedera lini belakang.
Meski awalnya diproyeksikan untuk menambah kedalaman skuad akibat absennya John Stones dan Ruben Dias, Alleyne justru tampil melampaui ekspektasi.
Pemain berusia 20 tahun ini langsung nyetel dengan sistem taktik Pep Guardiola hanya dalam waktu singkat.
Debut Impresif dan Kontribusi Gol Max Alleyne di Piala Domestik
Perjalanan Alleyne sekembalinya ke Manchester dimulai dengan performa tenang saat melawan Brighton, yang kemudian berlanjut pada pesta gol 10-1 atas Exeter di FA Cup.
Di laga tersebut, ia tidak hanya menjaga pertahanan, tetapi juga berhasil mencatatkan nama di papan skor untuk pertama kalinya bagi tim senior.
Kepercayaan diri ini menjadi modal penting saat ia dipercaya turun dalam laga krusial semifinal Carabao Cup melawan Newcastle United di St James’ Park.
Kemitraan Max Alleyne yang Menjanjikan Bersama Khusanov
Salah satu poin paling menarik dari kembalinya Alleyne adalah terbentuknya kemitraan solid dengan bek internasional Uzbekistan, Abdukodir Khusanov.
Dalam kemenangan 2-0 atas Newcastle, keduanya menunjukkan koordinasi luar biasa yang membuat lini serang lawan frustrasi.
Max Alleyne mengakui adanya ikatan kuat yang terjalin cepat dengan Khusanov, sebuah kabar baik bagi Guardiola yang sedang memutar otak akibat padatnya jadwal kompetisi.
Dengan performa konsisten ini, Alleyne bukan lagi sekadar pelapis darurat. Jika tren positif ini berlanjut, duet Alleyne-Khusanov berpotensi menjadi fondasi masa depan pertahanan The Citizens, sekaligus menunda kebutuhan klub untuk mencari bek baru di bursa transfer mendatang.**








