PenaKu.ID – Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Sulukuning, RT 11, RW 07, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Minggu (28/12/2025).
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia setelah tertimbun material longsoran di bagian belakang rumahnya. Korban diketahui bernama Jaya Santoso (53), seorang wiraswasta.
Longsor terjadi pada tebing setinggi kurang lebih tiga meter yang berada tepat di belakang rumah korban dan berbatasan langsung dengan area perumahan Bukit Berbunga. Saat kejadian, korban dilaporkan tengah berada di belakang rumah untuk memindahkan hewan peliharaannya sebelum akhirnya tertimbun material tanah.
Mendapatkan laporan dari warga, jajaran Polres Purwakarta langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya turun langsung memimpin proses evakuasi di lapangan. Ia didampingi Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein guna memastikan penanganan berjalan cepat, aman, dan terkoordinasi.
Petugas gabungan yang terdiri atas unsur Polri, Pemadam Kebakaran, BPBD Kabupaten Purwakarta, tenaga medis, serta aparat pemerintahan Kecamatan Jatiluhur melakukan pemasangan garis polisi, pemeriksaan saksi-saksi, koordinasi dengan tim Inafis Polres Purwakarta, serta proses evakuasi korban dari timbunan tanah longsor.
Korban Tanah Longsor Dilarikan ke RS
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya menegaskan bahwa Polri bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.
“Sinergi seluruh pihak menjadi kunci utama agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” kata Dewa.
Melalui respons cepat dan kolaborasi lintas instansi tersebut, Polres Purwakarta bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta menegaskan komitmennya untuk terus bersikap sigap, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan masyarakat.**












