Peristiwa

Krisis Jakarta: Mengapa Demo Berujung Kerusuhan Besar?

×

Krisis Jakarta: Mengapa Demo Berujung Kerusuhan Besar?

Sebarkan artikel ini
Krisis Jakarta: Mengapa Demo Berujung Kerusuhan Besar?
Krisis Jakarta: Mengapa Demo Berujung Kerusuhan Besar?/(ilustrasi/@pixabay)

PenaKu.ID – Gelombang protes kembali mengguncang Indonesia, terutama di Jakarta, setelah kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tertabrak kendaraan taktis polisi saat demonstrasi di depan DPR.

Peristiwa ini memicu kemarahan publik dan memperburuk ketegangan sosial yang telah lama membara.

Akumulasi Kekecewaan Publik pada Krisis Jakarta

Media Al Jazeera menyoroti bahwa kerusuhan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Aksi protes dipicu oleh beban biaya hidup yang semakin berat, inflasi, serta kebijakan ekonomi yang dianggap tidak memihak rakyat.

Isu tunjangan DPR sebesar Rp 50 juta per bulan menjadi simbol ketidakadilan, membuat publik menuntut pemotongan gaji pejabat dan kenaikan upah minimum.

Dampak Politik dan Ekonomi dalam Krisis Jakarta

Kerusuhan yang meluas ke Surabaya, Bandung, Yogyakarta, hingga Manokwari menyebabkan infrastruktur rusak, lalu lintas macet, dan pasar keuangan terguncang.

Bursa saham anjlok 1,5% sementara rupiah melemah terhadap dolar AS. Presiden Prabowo menyerukan ketenangan dan menjanjikan investigasi transparan, namun situasi tetap memanas, menjadi ujian terbesar pemerintahannya sejak dilantik**