PenaKu.ID – Di tengah pemadaman internet nasional oleh pemerintah Iran, warga mulai beralih ke teknologi satelit Starlink milik SpaceX.
Langkah ini diambil untuk tetap terhubung dengan dunia luar dan mengoordinasikan aksi protes di lapangan.
Risiko Hukum Penggunaan Perangkat Ilegal di Iran
Teheran bersikap tegas dengan menangkap siapa pun yang terbukti menjual atau menggunakan Starlink.
Pada 12 Maret 2026, kepolisian Provinsi Fars menangkap seorang pria yang mengoperasikan jaringan internet tanpa filter tersebut.
Harga data internet melalui Starlink mencapai $6 per gigabyte, nilai yang sangat mahal bagi rata-rata warga negara tersebut.
Namun, bagi pengunjuk rasa, akses komunikasi yang terenkripsi jauh lebih berharga daripada biaya yang dikeluarkan.**








