PenaKu.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cimahi, Aris Pramono menyesalkan adanya tiga atlet warga Kota Cimahi yang pindah ke kota/kabupaten lain. Padahal, menurutnya, ketiga atlet tersebut peraih medali emas.
“Jadi dari 10 atlet peraih emas, Kota Cimahi tinggal tujuh atlet peraih emas itu,”katanya saat beraudiensi dengan DPRD Kota Cimahi, Kamis (3/6/21).
Audiensi Pengurus KONI Kota Cimahi langsung diterima Ketua DPRD Kota Cimahi Ir. Ahmad Zulkarnain MT yang didampingi Wakil Ketua Bambang Purnomo dan Komisi 4 Yulianawati (Demokrat), Fredy Siagian (PDIP), Kania (PKS) Agus Solihin, (PPP) dan Wahyu (PKS)
Lebih jauh dijelaskan Aris, masalah tiga atlet warga Cimahi yang loncat ke daerah lain hal itu perlu diketahui bahwa sekarang olahraga dijadikan industri
“Jadi para atlet sudah mempunyai standar-standar, tapi semua itu dikarenakan ketidak mampuan KONI, umpamanya walaupun anggaran itu dikucurkan dari TAPD sekalipun, tapi tetap kita tidak akan mampu untuk membayar ketiga atlit tersebut,” ulas Aris.
Akhirnya Aris mengeset untuk mencari atlit lain, dan Alhamdulillah kata Aris, bahwa pihak KONI Cimahi sudah memastikan akan meraih atlit-atlit peraih emas yang baru,
“Kenapa kami pastikan bahwaatlet kami pasti akan meraih emas, karena kami telah mempunyai Intelegen sport saint jadi intelegen yang akan melihat bakal-emas itu sudah jelas dan kami tidak bisa dibohongi oleh Cabang-cabang Olahraga dan punya data nasional, data Jawa Barat dan data Kota/Kabupaten,” terangnya.
Namun Arispun mengakui pula terkait tidak menutup kemungkinannya atlet yang sudah dibina akan loncat kembali ke daerah lain yang menguntungkan. Maka kata Aris KONIĀ Kota Cimahi mempunyai strategi pendekatan kepada orang tua atlet secara intens.
“Kami dan kawan-kawan sepakat bahwa dalam pengelolaan ini bukan lagi bicara masalah rupiah lagi, tapi kami bangun ideologi kepada Ayah dan Ibunya (orangtuanya) contoh ‘Ibu Bapak anak ibu dan Bapak dibina di Cimahi tolonglah tetap mempertahan dan dapat mengharumkan Kota sendiri, dan Alhamdulillah sekarang sudah 90 % dan sisa yang 10 %-nya kami tidak dapat menghalangi karena masalah industri olahraga, ya terpaksa kami lepas ” ulasnya.
Ketua DPRD Kota Cimahi Ahmad Zulkarnain, pihaknya siap mendukung untuk KONI yang sudah membawa nama baik Kota Cimahi dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) yang lalu.,
“Seperti yang sudah dibahas oleh KONI, masalah anggaran nanti ditangkap oleh penyusun anggaran di Pemkot, nanti kita lihat bagaimana ajuan susunan anggaran dari pemkot, kami hanya mengawal bagaimana ajuan rancangan anggaran tersebut dari KONI merespon positif tidak dari pemkotnya, nanti kami bisa mengawal dari angka-angka yang sudah ditetapkan,” tegas Zul.
*Reporter: Bg
**Penulis: baja
***Redaktur: Dewi Apriatin